Sassuolo vs Juventus, Neroverdi Gagal Menang karena Terlalu Hormat

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 47 2247414 sassuolo-vs-juventus-neroverdi-gagal-menang-karena-terlalu-hormat-DL8Ew0xXhS.jpg Sassuolo imbang 3-3 dengan Juventus (Foto: Sassuolo)

SASSUOLO – Skor 3-3 mewarnai hasil akhir pertandingan antara Sassuolo vs Juventus pada pekan 33 Liga Italia 2019-2020, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB, di Stadion Mapei. Juru taktik tuan rumah, Roberto De Zerbi, menyesalkan kegagalan meraih poin penuh yang disebutnya karena terlalu hormat pada Si Nyonya Tua.

Juventus sesungguhnya mampu unggul dua gol dalam waktu 15 menit pertama lewat kaki Danilo dan Gonzalo Higuain. Sayangnya, setelah itu penampilan mereka menurun. Sassuolo mampu bangkit dan melesakkan tiga gol lewat Filip Djuricic, Domenico Berardi, dan Francesco Caputo.

Unggul 3-2, I Neroverdi siap merayakan kemenangan. Akan tetapi, pada menit 64, Alex Sandro menggagalkan kemenangan tuan rumah. Skor akhir menjadi 3-3. Kedua kesebelasan harus puas berbagi angka pada pekan 33 Liga Italia 2019-2020.

Baca juga: Penyebab Juventus Gagal Menang dalam 3 Laga Terkini Liga Italia 2019-2020

Domenico Berardi samakan kedudukan (Foto: Sassuolo)

Pelatih Sassuolo, Roberto De Zerbi, menyesalkan cara anak asuhnya kebobolan tiga gol tersebut. Sebab, lini belakang timnya justru malah mengubah kebiasaan marking hingga kesulitan. Menurutnya, hasil tersebut tercipta karena tuan rumah terlalu menaruh hormat kepada Juventus.

“Saya memuji anak-anak karena menampilkan performa hebat. Satu-satunya penyesalan adalah pada 15 menit pertama. Kami merasa tekanan begitu intens sehingga terlalu menaruh rasa hormat kepada Juventus,” papar Roberto De Zerbi, dikutip dari Football Italia, Kamis (16/7/2020).

“Saya juga sebal dengan cara kami kemasukan tiga gol. Sebab, kami mengubah marking dan kesulitan. Soal gol Danilo, kami tahu mereka secara rutin melakukan hal seperti itu, tetapi tetap kebobolan. Jadi, itu sulit diterima,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut.

Hasil imbang 3-3 membuat rentetan kemenangan Sassuolo pada empat laga terakhir sebelum melawan Juventus, terhenti. Anak asuh Roberto De Zerbi tetap belum terkalahkan dalam tujuh laga terakhir sejak Liga Italia 2019-2020 dilanjutkan. Satu-satunya kekalahan diderita dari Atalanta tepat ketika liga bergulir.

Miralem Pjanic

Sebaliknya bagi Juventus, hasil seri 3-3 membuat mereka belum merasakan kemenangan dalam tiga laga terakhir. Tren negatif Bianconeri itu bermula dari kekalahan melawan AC Milan 2-4, lalu berlanjut diimbangi Atalanta 2-2, dan kini ikut-ikutan ditahan Sassuolo.

Tambahan dua poin dari maksimal sembilan di tiga laga terakhir membuat selisih mereka di papan klasemen terpangkas. Juventus hanya unggul tujuh poin dari Atalanta di tempat kedua yang mengoleksi nilai 70. Posisi La Dea sendiri belum aman karena sudah memainkan 33 pertandingan.

Inter Milan berpotensi menyalip Atalanta sekaligus mempersempit jarak dengan Juventus. Syaratnya, I Nerazzurri harus bisa menaklukkan SPAL pada Jumat 17 Juli 2020 di kandang lawan. Jika menang, maka anak asuh Antonio Conte naik ke peringkat dua dan mengoleksi 71 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini