Solskjaer: Crystal Palace vs Man United Jadi Ujian Mentalitas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 45 2247550 solskjaer-crystal-palace-vs-man-united-jadi-ujian-mentalitas-G7kVk9evpJ.jpg Ole Gunnar Solskjaer ingin anak asuhnya segera bangkit (Foto: Premier League)

MANCHESTER – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, berharap hasil imbang 2-2 melawan Southampton menjadi ujian mentalitas anak asuhnya. Sebab, mereka harus segera bangkit dan melupakan laga tersebut, karena sudah ditunggu Crystal Palace di Sellhurst Park, Jumat 17 Juli 2020 dini hari WIB.

Setan Merah memang gagal memetik kemenangan pada laga kandang terakhir kontra Southampton pada Selasa 14 Juli 2020 dini hari WIB. Unggul 2-1 hingga injury time babak kedua, The Saints justru mampu menyamakan skor lewat sentuhan Michael Obafemi jelang laga berakhir.

Hasil imbang tersebut terasa seperti kekalahan bagi Man United. Sebab, mereka membuang dua poin berharga, sekaligus kesempatan naik ke tiga besar klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020. Akibat kemunduran tersebut, mereka masih terpaku di peringkat lima klasemen sementara.

Baca juga: Performa Lini Belakang Man United Disoroti, Begini Reaksi Solskjaer

Michael Obafemi berhasil menyamakan skor di injury time (Foto: Southampton)

Ole Gunnar Solskjaer jelas kesal melihat anak asuhnya melewatkan kesempatan bagus begitu saja. Pria berkebangsaan Norwegia itu ingin Bruno Fernandes dan kawan-kawan segera bangkit pada laga kontra Crystal Palace. Ia menilai, kemunduran itu bisa menjadi tes yang bagus.

“Terus lakukan apa yang sudah kita lakukan selama ini. Percaya pada kemampuan kita sendiri, percaya pada diri kalian. Sebenarnya kami telah melakukan hal fantastis sejak liga dimulai kembali,” terang Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari laman resmi Man United, Kamis (16/7/2020).

“Kami memulai kembali dengan hasil imbang kontra Tottenham Hotspur, tetapi kemudian segalanya berjalan dengan baik. Kemunduran ini adalah ujian bagi mentalitas pemain,” tutup pria berusia 47 tahun tersebut.

Sebelum laga kontra Southampton, Man United memang tengah menikmati tren positif berupa sapu bersih empat kemenangan. Mereka juga menjadi tim pertama di Liga Inggris yang menang dengan selisih tiga gol dalam empat pertandingan beruntun.

Sayangnya, tren positif itu kemudian berakhir di tangan Southampton. Skuad arahan Ralph Hassenhutl itu sukses menghambat laju Iblis Merah di Liga Inggris 2019-2020. Itu merupakan hasil imbang kedua dalam enam pertandingan terakhir sejak liga dimulai lagi pada Juni lalu.

Tambahan satu poin itu membuat anak asuh Ole Gunnar Solskjaer terpaku di peringkat lima dengan poin 59. Padahal, Leicester City dan Chelsea yang berada di atas mereka, sama-sama kalah pada pekan 31 Liga Inggris 2019-2020. Alhasil, nilai yang dikoleksi Man United sama dengan The Foxes di peringkat empat.

Tiga poin harus dipetik saat melawan Crystal Palace. Sebab, Chelsea sudah lebih dulu menang melawan Norwich City dengan skor 1-0 di pekan 36. Sementara itu, Leicester City akan bertanding dua jam lebih awal dari Man United, menghadapi Sheffield United.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini