4 Pemain Bintang yang Bersinar Setelah Alami Cedera Parah, Nomor 1 Bawa Liverpool Juara Liga Champions

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 51 2245619 4-pemain-bintang-yang-bersinar-setelah-alami-cedera-parah-nomor-1-bawa-liverpool-juara-liga-champions-0DpNZoS5Ir.jpg Luke Shaw. (Foto/Man United)

HAL yang ditakuti para pemain sepakbola adalah cedera. Ini merupakan mimpi buruk bagi setiap pesepakbola. Pasalnya, cedera bisa menghancurkan rencana pemain maupun pelatih dan bisa dapat merusak karier si pemain.

Akibat cedera, banyak pemain berbakat yang tidak lagi bisa tampil dalam performa terbaiknya. Cedera membuat karier dan impian pemain berantakan.

Namun, ada sejumlah pemain yang pulih dari cedera dan kembali bermain gemilang. Berikut ini 4 pemain yang kembali bersinar usai mengalami cedera parah:

4. Luke Shaw

Luke Shaw ditakdirkan menjadi bintang ketika dia dipilih masuk skuad Timnas Inggris pada Piala Dunia 2014, meski usianya baru 19 tahun. Shaw menjadi pemain termuda yang tampil di Piala Dunia 2014 yang diselenggarakan di Brasil.

Foto/Man United

Karier Shaw meningkat saat Manchester United membelinya dari Southampton. Kariernya berjalan normal hingga 15 September 2015, saat Man United melawan PSV Eindhoven dalam lanjutan Liga Champions.

Baca juga: 3 Pemain Non-Muslim yang Ternyata Kagumi Islam, Nomor 1 Megabintang Juventus

Baca juga: 5 Pemain yang Kembali dari Masa Pensiun, Nomor 2 Berakhir Tragis

Saat itu pemain PSV Hector Moreno menekel Shaw hingga dia dirawat sembilan petugas medis dan membuatnya ditandu ke luar lapangan.

Setelah menjalani perawatan selama 10 bulan, Shaw kembali beraksi. Sempat membutuhkan waktu untuk bangkit, Shaw kemudian kembali menjadi pemain andalan Man United. Ia kemudian mendapat penghargaan sebagai Pemain Terbaik Manchester United dan Pemain Terbaik Sir Matt Busby pada musim 2018-2019.

Musim ini Shaw pun tercatat sebagai pemain andalan Man United. Tercatat, ia turun dalam 32 penampilan dengan koleksi satu gol dan tiga assist.

3. Aaron Ramsey

Ramsey tiba di Arsenal sebagai pemain muda yang berbakat. Namun, kariernya terhenti sesaat ketika ia mengalami cedera patah tulang di kaki kanannya pada 2007.

Foto/Juventus

Bek Stoke City, Ryan Shawcross, yang menekel Ramsey sampai menangis setelah melihat keadaan Ramsey. Awalnya, tidak ada kepastian kapan Ramsey akan kembali pulih.

Pada akhirnya, butuh sembilan bulan untuk Ramsey pulih dari cederanya. Ia pun sempat dipinjamkan ke Nottingham Forest dan Cardiff City. Meski begitu, kemudian Ramsey kembali pulih dan menjadi pemain andalan Arsenal. Tak heran pada musim panas 2019, Juventus kepincut sehingga mendatangkan Ramsey dari Arsenal.

2. Petr Cech

Cech terkenal karena mengenakan pelindung kepala yang mirip pelindung kepala pemain rugby. Awalnya dia tidak harus mengenakan pelindung kepala. Namun, Cech harus mengenakan helm usai dia menderita cedera kepala yang hampir merenggut nyawanya.

Cech bertabrakan dengan gelandang Reading Stephen Hunt saat Chelsea melawan Reading di Stadion Madejski pada 14 Oktober 2006. Lutut Hunt menabrak kepala.

Foto/Chelsea

Cech hampir meninggal karena cederanya setelah para dokter awalnya tidak menyadari betapa parah luka yang didapatnya. Dia dirawat di rumah sakit selama beberapa saat, kemudian diizinkan pulang.

Kiper asal Ceko ini kembali beraksi dalam waktu tiga bulan dan mengenakan helm pelindung yang menjadi ciri khasnya. Setelah insiden tersebut, Cech terus menjadi andalan Chelsea hingga 201-2013. Bahkan pada 2011-2012, Cech membawa Chelsea juara Liga Champions.

1. Djibril Cisse

Cisse didatangkan Liverpool dari klub Prancis, Auxurre setelah mencetak 70 gol dalam 128 pertandingan. Banyak yang mengharapkan striker tersebut bisa meraih kesuksesan dengan klub barunya itu.

Namun, Cisse mengalami cedera parah ketika Liverpool melawan Blackburn Rovers pada 30 Oktober 2004. Kaki Cisse patah saat berebut bola dengan Jay Mcevely.

Foto/Liverpool FC

Fisioterapi tim mengatakan Cisse bisa kembali bermain dalam 18 bulan setelah cedera. Cisse mengungkapkan, tim medis sangat bekerja keras sehingga kakinya tidak diamputasi.

Enam bulan kemudian, Cisse mampu kembali berlaga. Bahkan dia berhasil membawa timnya meraih gelar juara Liga Champions 2005 usai mengalahkan AC Milan dalam babak adu penalti. Cisse juga merupakan salah satu pengeksekutor penalti bagi The Reds dalam kemenangan 3-2 di adu tos-tosan tersebut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini