Mohamed Salah Dinilai Terlalu Egois

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 02:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 45 2244046 mohamed-salah-dinilai-terlalu-egois-ws6fLVb43G.jpg Mohamed Salah (Foto: Media Liverpool)

LIVERPOOL – Liverpool meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Brighton & Hove Albion dalam lanjutan matchday ke-34 Liga Inggris 2019-2020. Dalam pertandingan tersebut, winger Liverpool, Mohamed Salah, tampil eksplosif dengan menyumbangkan dua gol dan satu assist.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku tidak terkejut dengan penampilan Salah tersebut. Karena menurutnya, mantan winger Fiorentina itu sangat termotivasi untuk bisa meraih gelar top skor Liga Inggris musim ini.

Kendati demikian, tanggapan seidkit berbeda justru datang dari mantan gelandang The Reds, Graeme Souness. Karena menurutnya apa yang dilakukan Salah dalam pertandingan melawan Brighton tersebut sangatlah egois.

Baca juga: Brighton vs Liverpool, Alisson: Salah Selalu Lapar Gol

Mohamed Salah vs Brighton

Souness tidak memungkiri bahwa adalah hal yang penting bagi setiap penyerang untuk memiliki sisi egois. Sebab, hal itulah yang membuat seorang penyerang menjadi mesin pencetak gol yang hebat. Akan tetapi, ia menilai apa yang ditunjukkan Salah berada di level yang berbeda.

Salah pasalnya selalu berusaha melepaskan tembakan setiap kali mendapat kesempatan alih-alih mengoper kepada rekan setimnya yang berada di posisi lebih baik. Melihat hal tersebut, Souness pun menilai bahwa Salah menganggap gelar top skor adalah segala-galanya dan ia tak menyukai itu.

“Dia melakukannya malam ini sejak menit pertama. Saya pikir itu (Sepatu Emas) penting baginya. Dia menembak pada setiap kesempatan, dan rekan satu timnya tidak akan senang dengannya pada dua atau tiga kesempatan. Tapi dia selalu egois,” ujar Souness, memgutip dari Goal, Jumat (10/7/2020).

“Saya pikir di pertandingan ini (melawan Brighton) dia sangat egois. Dia benar-benar menginginkan Sepatu Emasnya. Mereka (Liverpool) telah memenangkan liga, jadi dia (Salah) melakukan bagiannya untuk tim, dia memainkan perannya, dia punya gol, dia luar biasa, dan dia menginginkan Sepatu Emas itu,” sambungnya.

“Dan dia pikir dia ada di tim yang menciptakan peluang, jadi dia pikir itu masih sangat wajar baginya. Saya pikir ada elemen di semua pencetak gol bahwa mereka serakah dalam beberapa kesempatan, tapi saya pikir dia (Salah) membawanya ke level yang berbeda," tandas Souness.

Sejak bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas 2017, Salah sejatinya selalu tampil sebagai top skor Liga Inggris. Di musim kompetisi 2017-2018 Salah mencetak 32 gol. Sedangkan di musim 2018-2019 membukukan 22 gol.

Maka dari itu, Salah kini berusaha untuk bisa merah gelar top skor Liga Inggris tiga musim beruntun. Saat ini, winger 28 tahun itu telah mengemas 19 gol. Salah tertinggal tiga gol dari bomber Leicester City, Jamie Vardy, yang ada di posisi puncak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini