SEOUL – Pelatih dan Manajer Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan bakal kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat. Namun, pria berkebangsaan Korea Selatan itu meminta kejelasan soal jadwal pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19 serta periode isolasi mandiri.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong tengah berada di Korea Selatan sejak Maret 2020. Kendati berada di Negeri Ginseng, pria berusia 51 tahun itu tetap memimpin jalannya latihan secara virtual. Keberadaannya di Korea Selatan sempat dipermasalahkan hingga dianggap tidak profesional.
Baca juga: Kemenpora Siap Bantu Pemulangan Shin Tae-yong ke Indonesia
Apalagi, selama berada di negara asalnya, Shin Tae-yong sempat melakukan wawancara dengan media setempat. Pada kesempatan itu, ia mengaku khawatir dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia serta melontarkan kritik kepada PSSI.

Kontroversi itu selesai setelah Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menghubungi langsung Shin Tae-yong. Sang pelatih kini sudah siap kembali ke Tanah Air. Namun, ia mengajukan sejumlah syarat seperti kejelasan periode isolasi bersama tim pelatih yang diboyong dari Korea Selatan.
“Kami ingin informasi yang akurat tentang jadwal dan persiapan TC Timnas U-19 di Korea Selatan. Jadwal saya dan tim pelatih dari Korea Selatan ke Indonesia, lalu periode isolasi, tempat isolasi, dan jadwal selama periode isolasi,” ujar Shin Tae-yong dalam suratnya, dikutip dari laman resmi PSSI, Kamis (9/7/2020).
Juru taktik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu memastikan roadmap untuk Timnas U-19 dan senior akan diubah. Sebab, TC kedua tim itu harus menyesuaikan dengan jadwalnya yang terlambat kembali ke Indonesia. Sebelumnya, STY diminta datang pada akhir Juni 2020.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku sudah membaca dan mempelajari road map yang diajukan STY. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu memastikan koordinasi soal jadwal kembalinya sang pelatih terus berjalan, termasuk pengurusan visa dan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas).
“Iya saat ini PSSI menunggu Shin Tae-yong untuk kembali ke Indonesia bertemu dengan kami. Saat ini, kami terus berkoordinasi dengan Shin Tae-yong untuk jadwal ke Indonesia. Visa dan KITAS dia pun sudah ada,” papar Iwan Bule.
Sempat muncul kekhawatiran, STY akan sulit masuk ke Indonesia terkait aturan imigrasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di tengah pandemi Covid-19. Namun, Iwan Bule menampik hal tersebut karena Tae-yong termasuk orang asing yang akan bekerja pada proyek strategis sehingga mendapat pengecualian.
“Shin Tae-yong saya kira tidak menemui hambatan masuk ke Indonesia saat ini karena ia termasuk orang asing yang bekerja pada proyek strategis. Kami juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk proses ia kembali ke Indonesia,” tutup pria berusia 58 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)