Profil 6 Stadion Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 27 Juni 2020 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 27 51 2237448 profil-6-stadion-piala-dunia-u-21-2020-di-indonesia-hBkWH325Cw.jpg Stadion Manahan Solo. (Foto/Wikimedia Commons)

JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyatakan pihaknya telah menyampaikan kepada Federasi Sepakbola Dunia, terkait stadion yang akan dijadikan tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Ia menyebut ada enam stadion yang akan mengggelar ajang akbar tersebut.

Selain ke FIFA, PSSI juga telah mengirim surat kepada mengirim surat kepada Kementerian PUPR terkait enam stadion yang telah dipilih PSSI ke FIFA.

Enam stadion tersebut, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.

Piala Dunia U-20 2021 akan berlangsung pada tanggal 20 Mei-12 Juni 2021 mendatang. Berikut profil keenam stadion yang dijadikan avenue Piala Dunia U-20 2021.

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Stadion ini merupakan salah satu stadion terbesar di dunia dengan memiliki kapasitas mampu menampung 78 ribu penonton.

Baca juga: Janji Shin Tae-yong kepada Masyarakat Indonesia di Piala Dunia U-20 2021

Stadion ini dinamai untuk menghormati Presiden Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama. Stadion Utama Gelora Bung Karno ini dibangun pada tanggal 24 Agustus 1962 sebagai kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka Asian Games 1962.

Foto/GBK

SUGBK sudah mengalami beberapa kali renovasi untuk pagelaran olahraga internasional, yakni 1996 (SEA Games 1997), 2006 (Piala Asia 2007), 2010-2011 (SEA Games 2011), 2016-2018 (Asian Games 2018).

Stadion Gelora Sriwijaya

Stadion Gelora Sriwijaya berada di dalam kompleks olahraga Jakabaring. Oleh karena itu, stadion ini lebih dikenal dengan Stadion Jakabaring. Stadion Gelora Sriwijaya memiliki kapasitas 40 ribu tempat duduk.

Foto/jakabaring Sport City

Bentuk stadion mengadopsi bentuk perahu. Bentuk dipakai sebagai simbol kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar yang pernah ada di nusantara.

Stadion Gelora Sriwijaya Palembang mulai dibangun pada 1 Januari 2001. Dan sering digunakan untuk perhelatan internasional. Pada 2007, stadion digunakan untuk avenu Piala Asia. pada 2011 tempat puncak perhelatan Sea Games 2011, dan pada 2018, bersama SUGBK menjadi tuan rumah Asian Games.

Stadion Si Jalak Harupat

Stadion berlokasi di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Nama Si Jalak Harupat diambil dari julukan salah seorang pahlawan nasional dari Bandung yaitu Otto Iskandardinata.

Pada 2010 Stadion Si Jalak Harupat awalnya direnovasi. Fasilitas tribun penonton, ruang ganti pemain, loket tiket, dan bagian-bagian di sekitar stadion diganti. Stadion kini sudah memenuhi standar yang ditetapkan Konfederasi Sepak bola Asia (AFC).

Dampak dari renovasi kapasitas stadion menurun dari 40 ribu menjadi 28 ribu penonton.

Stadion pernah menjadi lokasi avenue cabang olahraga sepakbola Asian Games 2018.

Foto/Okezone

Stadion Manahan

Stadion berkapasitas 25.000 penonton ini merupakan markas dari klub Persis Solo. Manahan merupakan stadion pertama di Indonesia yang menjadi tuan rumah event olahraga difabel terbesar di Asia Tenggara ASEAN Para Games 2011.

Foto/KemenPUPR

Stadion ini diresmikan pada tanggal 21 Februari 1998 oleh Presiden Republik Indonesia, Soeharto.

Stadion telah selesai direnovasi pada September 2019. Saat ini stadion bisa menampung 20 ribu kursi.

Stadion Gelora bung Tomo

Kandang klub Persebaya ini mampu menampung 50 ribu penonton. Stadion merupakan bagian dari kompleks olahraga Surabaya Sports Center.

Foto/Persebaya

Stadion mulai dibuka pada 6 Agustus 2010. Saat ini stadion dalam tahap renovasi untuk menyambut Piala Dunia U-20 2021.

Nantinya kursi stadion akan menggunakan single seat sesuai standar FIFA. Akses jaan menuju stadion juga sedang dikerjakan. Stadion juga sedang mengganti rumput sesuai standar internasional.

Stadion Kapten I Wayan Dipta

Stadion ini merupakan markas Bali United. Awalnya stadion Kapten I Wayan Dipta kumuh dan ditinggalkan.

Namun, saat ini, Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi salah satu stadion terbaik di Indonesia. Stadion memeiliki fasilitas kelas satu.

Stadion Kapten I Wayan Dipta mampu menampung 25 penonton.

Foto/Wikimedia Commons

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini