Pemain Liga Inggris Bisa Lapor jika Dapat Serangan Rasisme di Media Sosial

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 25 45 2236260 pemain-liga-inggris-bisa-lapor-jika-dapat-serangan-rasisme-di-media-sosial-E7IEWDI3uB.jpg Spanduk rasisme fans Burnley "White Lives Matter". (Foto/Twitter)

LONDON - Liga Inggris meluncurkan sistem untuk membantu para pemain melaporkan penyerangan rasisme di media sosial. Sistem pelaporan pusat dikembangkan untuk memberikan respons dan dukungan yang cepat untuk setiap pemain, manajer dan pelatih secara online.

Sebelumnya penggemar Burnley menarik spanduk bertuliskan 'White Lives Matter' saat laga melawan Manchester City. Spanduk diterbangkan menggunakan pesawat dan melewati Stadion Etihad.

Mantan pemain depan Arsenal, Ian Wright baru-baru ini juga mendapatkan serangan pelecehan berunsur rasis di di media sosial. Selain Wright terdapat banyak bintang Liga Inggris lainnya juga mengalami ejekan serupa di media sosial mereka masing-masing.

Baca juga: Liverpool vs Crystal Palace, Hodgson: Liverpool Pantas Juarai Liga Inggris 2019-2020

Foto/Burnley

CEO Premier League (operator Liga Inggris), Richard Masters mengatakan bahwa pihaknya tidak menerima serangan diskrimnasi di dunia sepakbola. Oleh karena itu, Premier League akan menangani masalah rasisme secara serius.

"Pelanggaran diskriminatif online tidak dapat diterima dalam setiap jalan kehidupan dan menangani masalah ini harus menjadi prioritas," kata Masters mengutip AFP, Kamis (25/6/2020).

"Sistem pelaporan pusat kami telah dikembangkan untuk memberikan respon dan dukungan yang cepat untuk setiap pemain, manajer dan pelatih yang telah menjadi korban diskriminasi online yang serius, baik yang ditargetkan pada diri mereka sendiri atau anggota keluarga," lanjut dia.

Peluncuran sistem ini dilakukan di tengah gerakan Black Lives Matter. Para pemain juga melakukan aksi berlutut sebagai dukungan melawan rasisme di sepakbola. Nama pemain Liga Inggris di jersey klub juga diganti dengan slogan ‘Black Lives Matter’.

Masters menjealskan sistem pelaporan terkait pelecehan akan ditinjau dan dilaporkan ke platform media sosial terkait, dengan akan didintak sesuai hukum. Ia juga mengutuk setiap serangan yang terjadi kepada para pemain, mantan pemain hingga pelatih.

"Kami baru-baru ini diberitahu tentang penyalahgunaan rasis online yang sepenuhnya tidak dapat diterima yang diterima oleh Ian Wright. Liga Inggris sangat mengutuk perilaku yang sangat ofensif ini," kata Masters.

"Liga Inggris dan klub peserta akan terus bekerja sama dengan polisi, Layanan Penuntutan Mahkota dan Kick It Out (organisasi anti-rasisme di sepakbola) untuk mengidentifikasi dan melarang para pelanggar hukum untuk menyaksikan Liga Inggris," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini