Kapten Juventus Bingung Bonucci Mau Pindah ke Milan Dua Musim Lalu

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 05:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 25 47 2219105 kapten-juventus-bingung-bonucci-mau-pindah-ke-milan-dua-musim-lalu-jb5ysxSKFK.jpg Leonardo Bonucci (Foto: Reuters)

TURIN Leonardo Bonucci tengah menjalani periode keduanya bersama Juventus sejak musim lalu. Bonucci pulang ke Juventus setelah merasakan satu tahun bermain di AC Milan pada musim 2017-2018. Kepindahan Bonucci ke Milan adalah sesuatu yang tidak masuk akal untuk kapten Juventus, Giorgio Chiellini.

Sebelum gabung ke Milan, Bonucci adalah bagian penting dari pertahanan Juventus sejak musim 2010-2011. Bonucci yang diperkirakan akan menghabiskan karier profesionalnya di Juventus, justru mengambil keputusan mengejutkan dengan pindah ke Milan pada bursa transfer musim panas 2017.

Giorgio Chiellini (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Menurut Chiellini, Bonucci mengambil keputusan itu dalam kondisi tidak tenang sehingga berbuah kesalahan. Chiellini menjelaskan bahwa kepindahan Bonucci ke Milan tidak akan terjadi, jika waktu itu kedua bisa bertukar pikiran. Akan tetapi, tidak ada waktu bagi Chiellini untuk berbicara dengan Bonucci, sehingga transfer pun terjadi.

BACA JUGA: Jalani Isolasi Diri, Bonucci: Ini Masa-Masa Sulit

Bonucci bermain 51 kali untuk Milan dengan koleksi dua gol pada dua musim lalu. Pemain berusia 33 tahun itu bahkan menjadi kapten Milan dalam kampanye singkatnya di San Siro. Meski begitu, hati Bonucci ada Juventus sehingga dia pun kembali ke Allianz Stadium pada musim panas 2018. Transfer Bonucci ke Juventus sempat menimbulkan pro-kontra dari para pengemar Juventus, tetapi semua kembali seperti semula seiring berjalannya waktu.

“Tahun-tahunnya di Milan berbeda. Suatu pilihan yang tentu saja salah karena dia tidak membuat keputusan dengan tenang, oleh karena itu tidak dengan cara yang jelas. Leo –sapaan akrab Bonucci– terguncang karena seribu alasan,” ujar Chiellini, menyadur dari Sportskeeda, Senin (25/5/2020).

"Saya menyesal karena semuanya terjadi dalam minggu-minggu ketika kami tidak bertemu satu sama lain. Saya yakin jika itu terjadi di lain waktu, saya akan membuatnya berpikir untuk tinggal. Saya bisa mengerti jika dia pergi ke Real Madrid, tetapi ke Milan? Untungnya, takdir ingin semua kembali teratur,” pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini