TURIN – Bek Juventus, Giorgio Chiellini, mengaku tak bisa melupakan momen pelukannya kepada Kalidou Koulibaly saat menaklukkan Napoli 4-3 pada awal musim 2019-2020. Ia mengaku meleleh saat melihat wajah Koulibaly yang menyebabkan Napoli menderita kekalahan tragis.
Pada pertandingan tersebut, Koulibaly dianggap melakukan kesalahan fatal untuk Napoli saat mencetak gol bunuh diri di menit 92 ketika kedudukan imbang 3-3. Alhasil satu gol bunuh diri Koulibaly yang dicetak di pengujung laga benar-benar memberi pertaka tersendiri bagi Napoli.

Apalagi pada pertandingan tersebut, Napoli berjuang sangat keras untuk menyamakan kedudukan 3-3 setelah tertinggal 0-3. Namun, perjuangan keras Napoli terasa sia-sia ketika Koulibaly mencetak gol bunuh diri. Karena itu, sebagai teman baik Koulibaly, Chiellini ikut merasakan kesedihan tersebut.
Baca juga Dianggap Tak Punya Rasa Hormat, Balotelli Serang Balik Chiellini
“Saya mengingat kembali pelukan kami di lapangan Allianz Stadium setelah golnya sendiri pada 31 Agustus,” ungkap Chiellini, mengutip dari Goal, Selasa (12/5/2020).
“Itu terjadi secara spontan. Saya mencari Kalidou dan pergi menemuinya. Ia merupakan pemain yang sangat kuat, orang yang sangat baik. Tetapi, di menit 92 dari pertandingan yang sangat penting, ia membuat kesalahan seperti itu,” tambahnya.
“Melihat ekspresi wajahnya melelehkanku. Saya merasa harus mengatakan beberapa kata penghiburan, seperti 'Anda adalah yang terbaik, semua orang membuat kesalahan, terus bekerja dengan cara yang Anda lakukan dan semuanya akan berlalu',” pungkasnya.
(Ramdani Bur)