AMSTERDAM – Menteri Kesehatan Belanda, Hugo de Jonge, takkan mengizinkan adanya kerumunan massa termasuk suporter sepakbola hadir di stadion sebelum vaksin virus corona ditemukan. Keputusan itu diambil De Jonge agar tak ada gelombang kedua dari penyebaran virus Covid-19.
Hal itu berarti laga Liga Belanda 2020-2021 berpotensi takkan dihadiri penonton. Sekadar informasi, butuh setidaknya satu tahun atau lebih bagi para ilmuwan untuk mencari obat penawar Covid-19 tersebut.
BACA JUGA: Sabtu, Napoli Jalani Latihan Sesuai dengan Protokol Kesehatan

(Ajax gagal juara Liga Belanda 2019-2020 karena kompetisi dibatalkan)
“Kami belum bisa menyebutkan tanggal pasti kapan pertemuan massa bisa dilakukan. Hanya saja, kerumunan massa baru bisa dilakukan jika vaksin virus corona ditemukan dan kami tidak ada yang tahu berapa lama. Kami berharap vaksin segera ditemukan, namun secara realistis satu tahun lebih ,” kata De Jonge mengutip dari Sportskeeda, Jumat (8/5/2020).
BACA JUGA: Rakitic Hargai Keputusan Liga Prancis dan Belanda Tidak Selesaikan Kompetisi
Pemerintah Belanda terhitung tegas dalam upaya memerangi virus corona. Mereka melarang adanya event besar termasuk olahraga hingga 1 September 2020. Alhasil, Liga Belanda 2019-2020 yang baru bergulir hingga pekan ke-26 harus dibatalkan.
Kompetisi dibatalkan karena tak mungkin melanjutkan sisa musim 2019-2020 pada September 2020. Sebab, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) memberi batas waktu kepada seluruh kompetisi elite Eropa untuk menyelesaikan kompetisi paling lambat di minggu pertama Agustus 2020.
Hal itu karena pada Agustus 2020, UEFA akan menyelesaikan sisa Liga Champions dan Liga Eropa 2019-2020. Lantas, apakah ada tim juara di Liga Belanda 2019-2020? Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) memutuskan tidak adak ada tim juara maupun yang terdegradasi.
(Fetra Hariandja)