2. Brendan Rodgers (Irlandia Utara)
Pada usia 18 tahun, Rodgers ditandatangani oleh Reading sebagai pemain, tetapi kondisi lutut genetik memaksanya untuk pensiun pada usia muda 20. Rodgers diundang oleh Jose Mourinho untuk bergabung dengan Chelsea sebagai pelatih muda pada tahun 2004 dan kemudian menjadi pelatih cadangan klub dua tahun kemudian.
Pekerjaan pertama orang Irlandia Utara itu sebagai pelatih kepala adalah di Watford pada 2008 sebelum pindah ke Reading. Selama dua tahun yang sukses di Swansea, Rodgers membantu klub sebagai yang pertama dari Wales untuk bermain di Liga Premier.
Pada 2012, Rodgers memiliki karier terkenal di Liverpool. Ia datang dengan nyaris memboyong gelarLiga Inggris pada 2013-2014 sebelum Manchester City keluar sebagai juara. Rodgers kemudian dipecat oleh Liverpool pada 2015.
Tahun berikutnya, Rodgers diangkat sebagai manajer Celtic. Di bawah arahannya, klub tidak kalah di liga sepanjang musim saat mereka mengangkat gelar Liga Utama Skotlandia. Setelah memenangkan segala yang ingin dicapai dalam sepak bola Skotlandia, Rodgers kembali ke Inggris untuk memimpin Leicester City pada tahun 2019.
Pemenang Liga inggris 2015-2016 itu memainkan beberapa sepakbola brilian musim ini, sehingga menjadikan diri mereka sebagai salah satu klub terbaik di Liga Inggris di luar The Big 6.
