Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terry: Mourinho Paling Anti Sebut Nama Liverpool

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2020 |19:47 WIB
Terry: Mourinho Paling Anti Sebut Nama Liverpool
Mourinho saat berebut bola dengan Gerrard. (Foto: Istimewa)
A
A
A

LONDON - Pesepakbola legenda Chelsea, John Terry, menceritakan hal yang belum diketahui banyak orang sebelumnya. Terry menyebut mantan pelatihnya di Chelsea, Jose Mourinho, sangat anti untuk menyebut nama klub Liga Inggris lainnya, Liverpool.

Rasa kesal Mourinho kepada Liverpool muncul setelah Chelsea disingkirkan secara dramatis oleh The Reds –julukan Liverpool– di semifinal Liga Champions 2004-2005. Saat itu, Chelsea yang begitu digdaya di Liga Inggris, dibuat tak bisa berkutik saat dipertemukan Liverpool racikan Rafael Benitez di Liga Champions.

Luis Garcia

(Momen sebelum sepakan Luis Garcia disahkan oleh wasit Lubos Michel)

Setelah bermain 0-0 di Stamford Bridge pada leg I, Chelsea hanya butuh hasil imbang 1-1, 2-2 dan seterusnya atau menang tipis 1-0 untuk lolos ke partai puncak. Hanya saja, Chelsea justru kalah 0-1 dari Liverpool dalam leg II yang dilangsungkan di Stadion Anfield.

Hal yang membuat Mourinho kesal karena dalam pandangannya, gol Liverpool yang dicetak Luis Garcia pada menit keempat tidak sah. Sebab, dalam pandangan Mourinho, bola hasil tendangan Luis Garcia belum melewati garis gawang, mengingat si kulit bulat mampu diantisipasi bek Chelsea, William Gallas.

BACA JUGA: Mourinho dan Moyes Jadi Sukarelawan Pengantar Makanan

Namun, wasit Lubos Michel yang memimpin pertandingan mensahkan gol tersebut. Liverpool menang 1-0 dan lolos ke final Liga Champions 2004-2005. Hebatnya, Liverpool menjadi juara Liga Champions musim tersebut setelah menang adu penalti 3-2 atas AC Milan di Istanbul, Turki.

“Saya pikir saat itu kami unggul 20 atau 21 poin dari Liverpool di Liga Inggris. Namun, di Liga Champions kami justru kalah dari mereka. Mourinho bahkan tidak bisa menyebut nama Liverpool. Saat itu, ia mengganti kata Liverpool dengan kata ‘ini’,” kata Terry mengutip dari The Sun, Jumat (24/4/2020).

“Itu merupakan bentuk frustrasi Mourinho kepada Liverpool. Liverpool selalu menemukan cara untuk menyelesaikan pertandingan di ajang besar seperti Liga Champions,” lanjut Terry.

Ironisnya, dua musim berselang Chelsea lagi-lagi disingkirkan Liverpool di semifinal Liga Champions. Setelah agregat sama kuat 1-1, Liverpool menang adu penalti atas Chelsea dengan skor 4-1.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement