MADRID – Fullback kiri legendaris asal Brasil, Roberto Carlos, mengungkap alasan dirinya meninggalkan Inter Milan dan kemudian bergabung bersama Madrid pada musim panas 1996. Dalam pengakuan Carlos, keputusan itu diambil karena ia kesal kerap dimainkan Inter sebagai winger hingga penyerang, alih-alih dimainkan di posisi aslinya, fullback kiri.
Carlos digaet Inter dari Palmeiras pada musim panas 1995 seharga 3,5 juta euro (Rp59,2 miliar). Inter merupakan klub Eropa pertama yang dibela Carlos kala itu. Sebenarnya Carlos selalu dijadikan sebagai personel andalan Inter.

Hanya saja, Carlos kerap diturunkan sebagai winger kiri hingga penyerang, alih-alih di posisi fullback kiri. Jika terus-terusan dimainkan di posisi itu, Carlos khawatir tidak dibawa Tim Nasional Brasil yang akan tampil di Copa America 1997.
BACA JUGA: Konflik dengan Maradona Tak Halangi Mauro Icardi untuk Gabung Napoli
Karena itu, ketika mendiang presiden Madrid Lorenzo Sanz mendekati Carlos, tanpa pikir panjang ia langsung mengiyakan untuk pindah. Carlos mengaku hanya butuh waktu 10 menit untuk memutuskan melanjutkan karier di Santiago Bernabeu. Alhasil, pada musim panas 1996 Carlos diboyong Madrid dari Inter seharga 6 juta euro (Rp101,4 miliar).