SEMENJAK menjadi kampiun Liga Inggris pada 1989-1990, Liverpool tak lagi menjadi yang terbaik di kompetisi tersebut. Setelah berganti format menjadi Premier League pada 1992-1993, prestasi terbaik Liverpool adalah menjadi runner-up pada 2000-2001, 2008-2009, 2013-2014 dan 2018-2019.
Namun, musim ini Liverpool tampil luar biasa. Hingga pekan ke-29 Liga Inggris 2019-2020, Liverpool mengoleksi 82 angka, unggul 25 poin dari Manchester City di tempat kedua. Untuk menjadi juara, Liverpool hanya membutuhkan enam poin tambahan dari sembilan pertandingan.

Hanya saja akibat pandemi virus corona, kompetisi 2019-2020 mesti ditangguhkan dan belum tahu kapan akan bergulir. Pesepakbola legenda Man United, Rio Ferdinand, khawatir dengan kondisi Inggris yang belum kunjung membaik dari virus corona.
Karena itu, Ferdinand meminta otoritas penyelenggara Liga Inggris (Premier League) untuk membatalkan kompetisi. Otomatis jika kompetisi dibatalkan, gelar juara Liverpool yang sudah di depan mata bakal hangus.
BACA JUGA: Real Madrid Satu-satunya Klub yang Dituju Mane jika Tinggalkan Liverpool
“Banyak orang, seperti penggemar Liverpool, akan mengatakan itu karena saya tidak ingin mereka memenangkan liga. Tetapi, jika tim saya berada dalam situasi itu, saya akan memikirkan kesehatan orang-orang dan masyarakat yang lebih luas daripada permainan saya sendiri,” kata Ferdinand mengutip dari BT Sports.
Hal yang sama juga diutarakan fullback kiri Man Unted, Luke Shaw. Eks pemain Southampton itu meminta kompetisi dibatalkan demi keselamatan semuanya.
"Batalkan dan mulai lagi dari awal. Mulai lagi saja. Jika memang musim ini tidak bisa diteruskan, maka harus dibatalkan," kata Shaw mengutip dari The Sun.

Wakil Presiden West Ham United, Karren Brady, juga meminta agar kompetisi 2019-2020 dibatalkan. “Semua pertandingan di EFL dan Liga Ingris harus dibatalkan. Musim ini dinyatakan batal dan tidak berlaku. Sebab, jika para pemain tidak dapat bermain, maka kompetisi tidak dapat dilanjutkan. Liga Inggris dihentikan selama tiga minggu dan kembali memulai kompetisi lagi hanyalah mimpi belaka,” kata Brady mengutip dari The Sun.
Tiga komentar di atas pertanda mereka tak setuju Liverpool dinyatakan menjadi juara Liga Inggris 2019-2020? Jika memang nantinya Liga Inggris 2019-2020 dibatalkan, pendapat ketiga nama di atas dapat terpatahkan. Sebab, Presiden UEFA Aleksander Ceferin meminta setiap federasi untuk menentukan tim juara jika kompetisi mesti dibatalkan.
“Bagaimana bisa kami meninggalkan Liverpool tanpa gelar. Jika kompetisi kembali digulirkan, mereka hampir pasti akan memenangkan trofi Liga Inggris,” kata Ceferin mengutip dari The Sun.
Terlepas dari itu, tanda-tanda Liga Inggris 2019-2020 kembali bergulir sudah terlihat. Kabarnya, sisa Liga Inggris 2019-2020 akan digulirkan pada pertengahan Juni 2020 dan selesai di pengujung Juli 2020.
(Fetra Hariandja)