ROMA – Tujuh klub secara resmi menolak melanjutkan Liga Italia 2019-2020. Namun, operator kompetisi, Lega Serie A, bergeming. Lewat pernyataan resminya, Lega Serie A akan tetap melanjutkan kompetisi jika diizinkan Pemerintah Italia meski dengan protokol yang ketat.
Dua puluh klub peserta Liga Italia 2019-2020 terbagi menjadi dua kubu. Satu kubu menginginkan agar kompetisi tetap berlanjut, sementara lainnya tidak mau karena dianggap belum aman. Ketujuh klub yang menolak melanjutkan adalah Parma, Brescia, SPAL, Torino, Sampdoria, Udinese, dan Bologna.

Baca juga: AC Milan Akhirnya Dukung Liga Italia 2019-2020 Dilanjutkan
Penolakan tujuh klub tersebut muncul ketika Dewan Lega Serie A tengah menggelar rapat jarak jauh soal kelanjutan kompetisi. Dalam pernyataan resminya, dewan sepakat untuk melanjutkan liga jika mendapat izin dari pemerintah.
“Dewan Lega Serie A dalam pertemuan hari ini mengonfirmasi keinginan untuk menyelesaikan musim 2019-2020, jika pemerintah mengizinkan, dengan mematuhi seluruh aturan terkait perlindungan kesehatan dan keamanan,” bunyi pernyataan resmi itu, dikutip dari Football Italia, Selasa (21/4/2020).
“Kelanjutan aktivitas olahraga, yang disebut Fase Kedua, akan diadakan sesuai regulasi yang ditetapkan FIFA dan UEFA, keputusan FIGC (Federasi Sepakbola Italia), dan mengikuti protokol medis untuk perlindungan pesepakbola serta seluruh pekerja profesional,” sambung pernyataan tersebut.
Akhir pekan lalu FIGC memang tengah menyusun protokol kesehatan bagi 20 klub Serie A. Dua langkah di antaranya adalah memecah skuad sebuah kesebelasan dalam dua kelompok pada sesi latihan serta melakukan tes darah selama beberapa kali sepanjang pekan pertama latihan.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.