“Saya menyukai pertandingan, tetapi saya tidak benar-benar menikmati pelatihan. Suatu hari, saya pulang dari sekolah dan teman-teman saya mengajak bermain. Tetapi, saya sudah waktunya untuk pergi ke tempat pelatihan,” ujar Wan-Bissaka, sebagaimana dikutip dari Goal, Jumat (17/4/2020).
“Saat itu, saya tidak ingin meninggalkan mereka. Kemudian, dia (ayah saya) datang dan berlari mengejar saya sampai saya pergi! Lucu melihat kembali sekarang. Tapi, saya mengerti mengapa dia melakukannya. Saya tidak akan pernah melupakan itu,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.