NYON – Federasi Sepakbola Dunia, FIFA tidak selamanya bersih dari dosa. Seperti yang dilaporkan The Sun, Selasa (7/4/2020), nama baik FIFA kembali tercoreng karena skandal suap pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.
Dokumen Pengadilan Amerika Serikat (AS) mengungkap fakta soal kasus suap terkait Piala Dunia 2018 dan 2022 yang menjerat beberapa anggota Komite Eksekutif FIFA pada Senin 6 April 2020 waktu setempat. Eks Ketua Concacaf, Jack Warner dari Trinidad dan Tobago adalah salah satu orang yang namanya ada di dokumen tersebut.

Werner disebut menerima uang sebesar 5 juta dollar AS atau sekira Rp81 miliar untuk memenangkan Rusia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Pada waktu itu, Rusia bersaing dengan Inggris dan berhasil memenangkan pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018.
BACA JUGA: FIFA Bersiap Perpanjang Musim Kompetisi dan Bursa Transfer Tanpa Batas Waktu
Kemudian, eks Ketua Federasi Sepakbola Guatemala, Rafael Salguero juga disebut menerima suap seperti Werner terkait Piala Dunia 2018. Salguero menerima suap sebesar 1 juta dolla AS atau sekira Rp16 miliar untuk memenangkan Rusia juga.