Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Drogba Geram Orang Afrika Ingin Dijadikan Kelinci Percobaan untuk Vaksin Virus Corona

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Senin, 06 April 2020 |04:27 WIB
Drogba Geram Orang Afrika Ingin Dijadikan Kelinci Percobaan untuk Vaksin Virus Corona
Didier Drogba (Foto: Sky Sports)
A
A
A

PARIS – Mantan penyerang Chelsea, Didier Drogba, dibuat geram dengan pernyataan dua profesor medis, Jean-Paul Mira dan Camille Locht, soal uji coba vaksin Virus Corona (Covid-19). Sebab, mereka menilai uji coba vaksin tersebut harus dilakukan terhadap orang-orang Afrika.

Menurut Drogba, apa yang dinyatakan oleh kedua profesor tersebut adalah bentuk rasisme terhadap masyarakat Afrika. Apalagi, dalam kasus ini orang-orang Afrika hanya dianggap sebagai kelinci percobaan.

Baca juga: Gelar Pesta di Tengah Pandemi Corona, Kyle Walker Minta Maaf

Didier Drogba

"Tidak dapat dibayangkan bahwa kami terus menerima ini. Afrika bukan laboratorium. Saya sangat mencela pernyataan serius, rasis, dan menghina ini!” tulis Drogba di akun Twitter pribadinya, Senin (6/4/2020).

“Bantu kami menyelamatkan hidup di Afrika dan menghentikan penyebaran virus ini yang mengguncang seluruh dunia, alih-alih menganggap kami sebagai kelinci percobaan. Itu tidak masuk akal! Para pemimpin Afrika memiliki tanggung jawab untuk melindungi orang-orang dari plot keji ini," lanjutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement