BARCELONA – Masa jabatan Josep Maria Bartomeu sebagai presiden Barcelona masih berlaku hingga 2021. Meski masih tersisa satu tahun lagi, menurut pemberitaan media-media Spanyol, banyak pihak yang ingin melengserkan pria 57 tahun tersebut dari jabatannya.
Bartomeu dinilai tidak kompetenmengisi posisi yang ditempatinya saat ini. Pesepakbola legenda Barcelona saja, Xavi Hernandez, menolak menangani Blaugrana –julukan Barcelona– jika jajaran manajemen masih diisi Bartomeu serta kolega.

(Bartomeu (kiri) banyak yang benci kepadanya)
Baru-baru ini, Bartomeu pun membuat langkah tidak populer. Meski mengatakan kondisi keuangan Barcelona baik-baik saja di tengah pandemi virus corona, ia memutuskan memotong gaji Lionel Messi dan kawan-kawan sebesar 70 persen!
BACA JUGA: Insiden 1987-1988 Kembali Menimpa Barcelona Tahun Ini?
Dua hari lalu di akun Instagram-nya, Lionel Messi mengaku tak masalah gajinya dipotong 70 persen. Terlebih, pemotongan gaji itu bermaksud menyelamatkan klub dari kebangkrutan. Hanya saja, keberanian Messi menyuarakan hal di atas disebut-sebut sebagai salah satu cara La Pulga –julukan Messi–melakukan pemberontakan kepada kepemimpinan Bartomeu.
Jika Messi dan pemain-pemain senior Barcelona lainnya menyerang Bartomeu, ini bukanlah yang pertama manajemen Blaugrana diserang para pemain mereka. Sebelumnya pada musim 1987-1988, sebanyak 23 pemain Barcelona yang dipimpin Jose Ramon Alexanko mengeluarkan mosi tidak percaya kepada sang presiden, Jose Luis Nunez.
Harapannya dengan mengeluarkan petisi, Nunez dapat jatuh dari jabatannya. Hanya saja, Nunez ternyata masih lebih kuat dan tetap menjabat sebagai presiden. Alhasil, sebanyak 14 pemain yang berseberangan dengan Nunez memutuskan meninggalkan Barcelona pada musim panas 1988.
Bagaimana dengan kondisi Barcelona saat ini? Jika Bartomeu tetap menjabat sebagai presiden Barcelona ketika bursa transfer musim panas 2020 dibuka, potensi eksodus pemain Blaugrana terbuka lebar.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.