Takut Terpapar Virus Corona, John Obi Mikel Putuskan Keluar dari Trabzonspor

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 18 Maret 2020 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 18 51 2185118 takut-terpapar-virus-corona-john-obi-mikel-putuskan-keluar-dari-trabzonspor-1rGvQq3zr3.jpg John Obi Mike. (Foto: Twitter Obi Mikel)

TRABZON – Di saat kompetisi sepakbola dunia seperti Eropa menghentikan sementara pertandingannya demi menghindari penyebaran virus corona, Turki justru tampak tidak takut. Hal itu terbukti dari Liga Turki 2019-2020 yang masih berlangsung sampai saat ini.

Bahkan laga antara Goztepe vs Rizespor saja baru berakhir dini hari tadi, Rabu (18/3/2020). Meski tetap melangsungkan kompetisi sepakbola, Liga Turki memastikan setiap pertandingan dilangsungkan tertutup alias tanpa adanya penonton.

Baca Juga: Gundogan Berharap Laga Man City vs Madrid Bisa Segera Terjadi

John Obi Mikel saat membela Timnas Nigeria

Akan tetapi, melangsungkan pertandingan tanpa penonton tetap memiliki risiko yang besar untuk terpapar virus corona. Karena takut bisa tertular virus yang juga disebut Covid-19 tersebut, salah satu penggawa Trabzonspor, John Obi Mikel memutuskan untuk keluar dari tim tersebut.

Obi Mikel yang masih ikut skuad Trabzonspor saat tim tersebut tampil melawan Istanbul BB pada Minggu 15 Maret 2020 kemarin, tampaknya sudah tidak kuat jika terus harus mengikuti pertandingan di tengah mewabahnya virus corona. Ia menyebutkan seharusnya Liga Turki ditunda seperti kompetisi lainnya karena bermain di saat seperti ini bukanlah keputusan yang tepat.

“Ada hal yang lebih dari sekadar sepakbola. Saya merasa tak nyaman dan saya juga tak mau bermain sepakbola di tengah kondisi seperti ini,” ungkap Obi Mikel, seperti dilansir dari Sportsmole, Rabu (18/3/2020).

“Semua orang harus tetap berada di rumah bersama keluarga dan orang-orang yang mereka cintai  saat kondisi kritis seperti ini. Musim harus dibatalkan karena dunia sedang menghadapi masa yang penuh gejolak,” tambahnya.

Wajar memang jika Obi Mikel was-was akan virus corona. Sebab wabah virus tersebut sudah memakan banyak korban di berbagai belahan dunia. Bahkan, di Turki yang baru terdeteksi beberapa orang yang positif saja sudah ada satu pasien yang meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini