TURIN – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, percaya pada otoritas terkait di Italia soal nasib Serie A di tengah ancaman wabah virus Korona Covid-19. Ia berharap segala keputusan yang diambil adalah untuk melindungi semua pihak.
Seperti diketahui, laga antara Juventus vs Inter Milan digelar tanpa penonton pada Senin (9/3/2020) dini hari WIB di Stadion Allianz. Keputusan itu diambil agar mematuhi imbauan dari Pemerintah Italia soal larangan menggelar ajang olahraga hingga awal April 2020.
Baca juga: Juventus vs Inter Milan Tanpa Penonton, Begini Pesan Bonucci

Khusus bagi Serie A, diberikan dispensasi untuk tetap menggelar laga hingga awal April 2020 meski tanpa penonton. Dispensasi tersebut sewaktu-waktu masih bisa dicabut tergantung perkembangan situasi. Apalagi, Italia merupakan salah satu negara dengan kasus wabah virus Korona terparah, yakni 366 orang meninggal dunia dan 7.000 kasus positif terjangkit Covid-19.
Antonio Conte paham betul situasi di Italia saat ini memunculkan keprihatinan. Pria berusia 50 tahun tersebut berharap, semua keputusan yang diambil oleh otoritas berwenang merupakan yang terbaik untuk melindungi semua orang.
“Kita semua punya keluarga jadi pasti ada keprihatinan. Sangat sulit untuk berpura-pura tidak ada yang terjadi. Sangat sulit juga untuk menangani beberapa situasi, karena kami bisa bersuara, tetapi ini adalah skenario yang sulit,” ucap Antonio Conte selepas pertandingan, dikutip dari Football Italia, Senin (9/3/2020).
“Kita semua adalah manusia yang memiliki orang-orang terkasih. Saya berharap keputusan yang diambil betul-betul untuk melindungi semua orang, tanpa membeda-bedakan. Pihak berwenang akan membuat keputusan dan kami hanya mengikuti saran mereka,” pungkas pria kelahiran Lecce tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)