nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pochettino Kandidat Terdepan Pengganti Guardiola di Man City

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 16 Februari 2020 08:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 16 45 2169185 pochettino-kandidat-terdepan-pengganti-guardiola-di-man-city-kCVaGkfsqr.jpg Mauricio Pochettino. (Foto: Sportskeeda)

MANCHESTER – Ancaman hukuman besar yang tengah menanti Manchester City lantaran kasus pelanggaran Financial Fair Play (FFP) membuat masa depan sang pelatih, Josep Guardiola, turut terancam. Sang juru taktik disebut punya peluang untuk hengkang dari Man City jika klub benar-benar mendapat sederet hukuman, termasuk larangan tampil di Liga Champions selama dua musim.

Di tengah hangatnya perbincangan soal masa depan Guardiola, nama Mauricio Pochettino pun muncul sebagai kandidat terdepan pelatih anyar Man City. Pochettino disebut punya potensi besar menangani Man City jika pada akhirnya Guardiola benar-benar hengkang.

Josep Guardiola

Sebagaimana diwartakan Daily Mail, Minggu (16/2/2020), Guardiola disebut berpotensi hengkang dari Man City pada musim panas 2020. Pochettino pun berada dalam posisi terdepan untuk menggantikannya karena sampai saat ini masih belum menangani tim mana pun.

BACA JUGA: Manchester City Bisa Kehilangan Trofi Liga Inggris 2013-2014

Setelah didepak dari kursi kepelatihan Tottenham Hotspur pada November 2019, Pochettino memang belum menemukan pekerjaan baru. Meski belum kembali melatih, nama pelatih asal Argentina itu telah dikaitkan dengan sejumlah tim.

Salah satu klub yang santer diisukan bakal menjadi pelabuhan berikutnya dari Pochettino adalah Manchester United. Ia disebut berpotensi besar menjadi suksesor Ole Gunnar Solskjaer jika akhirnya dipecat dari kursi kepelatihan karena hasil buruk yang kerap diterima Setan Merah –julukan Man United.

Tetapi kini, nama Pochettino turut dikaitkan dengan Man City seiring dengan munculnya keraguan Guardiola bakal terus bertahan. Selain dilarang tampil di turnamen antarklub Eropa selama dua musim, Man City diketahui juga terancam sederet hukuman lain, seperti pengurangan poin di Liga Inggris hingga denda besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini