Share

Malaysia Undur Diri dari ASEAN Club Championship 2020, Bagaimana Indonesia?

Ramdani Bur, Okezone · Rabu 08 Januari 2020 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 08 51 2150516 malaysia-undur-diri-dari-asean-club-championship-2020-bagaimana-indonesia-wM1kG88Hrq.jpg Johor Darul Ta'zim tak ambil bagian di ACC 2020. (Foto: @OfficialJohor)

KUALA LUMPUR – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) Stuart Ramalingam menegaskan Malaysia takkan ambil bagian di ajang ASEAN Club Champions (ACC) yang digelar pada Mei hingga November 2020. Keputusan itu diambil karena FAM tak ingin membebani tim-tim Malaysia untuk mentas di ajang yang untuk ketiga kalinya digelar tersebut.

Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) menghidupkan kembali turnamen ACC, turnamen yang terakhir kali digelar pada 2005. Nantinya, akan ada 12 tim yang ambil bagian pada turnamen yang rencananya digelar setiap tahun tersebut.

Bali United

(Bali United wakil Indonesia di ACC 2020)

Vietnam, Thailand, Malaysia dan Indonesia jadi negara yang diziinkan paling banyak mengirimkan wakilnya ke ajang ini, yakni dua tim. PSSI sendiri sudah memutuskan mengirim Bali United dan Persebaya Surabaya selaku kampiun dan runner-up Liga 1 2019 untuk mentas di ajang tersebut.

BACA JUGA: Indonesia Kirim Bali United dan Persebaya untuk ASEAN Club Championship 2020

Akan tetapi, Malaysia tidak merespons positif ajakan yang dilakukan AFF. FAM berpendapat, klub-klub akan keteteran jika ambil bagian di ACC 2020. Sebab di saat yang bersamaan, tim-tim Malaysia juga turun di Liga Super Malaysia, Piala Malaysia, Liga Champions Asia dan juga Piala AFC.

“Kami baru menerima undangan mengikuti ACC beberapa pekan lalu. Bagi FAM, ada dua alasan yang membuat kami tidak mengonfirmasi berpartisipasi. Pertama dukungan dari AFC. Kami meminta adanya persetujuan dari AFC sebelum memastikan ikut,” ujar Ramalingam kepada Goal Malaysia, Rabu (8/1/2020).

“Kedua, ketika kami melihat jadwal, sudah jelas berbenturan dengan liga domestik dan program tim nasional yang sudah kami susun untuk tahun 2020. Jadi, jadwal yang dikirim ke kami tidak cocok dengan kalender tim nasional,” lanjut Ramalingam.

Menarik menanti respons dari negara lain setelah tahu Malaysia tidak mengirimkan perwakilan. Bukan tak mungkin, Federasi Sepakbola lain juga mengambil langkah yang sama dengan Malaysia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini