nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vertonghen Minta Maaf kepada Rudiger yang Jadi Korban Rasis Fans Tottenham

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 24 Desember 2019 07:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 24 45 2145430 vertonghen-minta-maaf-kepada-rudiger-yang-jadi-korban-rasis-fans-tottenham-DYsjfWsiXd.jpg Momen Rudiger jadi korban rasis di laga Tottenham vs Chelsea. (Foto: Twitter @News2019thfc)

LONDON – Bek andalan Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen, sangat menyayangkan kejadian rasialisme yang menimpa penggawa Chelsea, Antonio Rudiger, saat kedua tim bertemu di Tottenham Hotspur Stadium, pada Senin 23 Desember 2019 dini hari WIB. Vertonghen menyesal kejadian itu bisa terjadi, terlebih pelakunya adalah oknum dari suporter timnya sendiri.

Sebagai pemain Tottenham, Vertonghen pun merasa bertanggung jawab. Ia merasa perlu untuk meminta maaf atas nama Tottenham kepada Rudiger atas perlakuan yang didapatkan pemain Chelsea itu di laga pekan ke-18 Liga Inggris 2019-2020 tersebut.

Baca Juga: Son Heung-min Dikartu Merah, Mourinho: Rudiger Diving!

Antonio Rudiger

Vertonghen pun tak merasa pemain yang melakukan aksi rasis itu bagian dari Tottenham dan lebih menganggapnya sebagai orang yang bodoh karena masih saja melakukan perbuatan yang tak terpuji itu. Bek asal Belgia itu juga tak mengira zaman sekarang masih ada saja suporter yang melakukan aksi rasialisme yang sudah sangat ditentang di dunia sepakbola, bahkan di seluruh aspek.

“Saya tidak mendengar apa pun (terkait aksi rasis kepada Rudiger), tetapi jika hal-hal itu masih terjadi, itu memalukan dan kita harus bertindak kuat melawannya. Saya tidak tahu bagaimana orang masih, atau pernah, berpikir seperti itu (melakukan rasialisme). Kadang-kadang Anda berpikir orang lebih pintar dari itu. Saya sangat yakin itu adalah minoritas, tetapi itu jelas tetap salah,” kata Vertongen, seperti disadur dari Bleacher Report, Selasa (24/12/2019).

“Saya tidak tahu apakah itu akan semakin buruk. Seharusnya hal itu tidak terjadi. Saya hanya tidak bisa mengerti bagaimana orang masih melakukan itu. Saya tidak punya kata-kata untuk itu. Jika ada pemain mereka atau pemain kami terpengaruh, maka saya minta maaf atas nama Tottenham, tetapi mereka adalah minoritas dan idiot. Kami tidak menganggap mereka,” sambungnya.

Kejadian rasisme di laga Tottenham dan Chelsea itu memang cukup menarik perhatian banyak orang. Apalagi, Rudiger sempat angkat bicara dan tak terima dirinya menjadi korban rasis pada laga yang dimenangkan Chelsea 2-0 atas Tottenham itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini