MANILA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 akan menghadapi laga hidup mati kontra Myanmar di semifinal SEA Games 2019. Dibilang hidup mati karena hanya kemenanganlah yang semakin mendekatkan mereka dengan medali emas SEA Games 2019.
Dihadapkan dengan laga-laga genting kontra Myanmar, Timnas Indonesia memiliki pengalaman yang cukup oke. Setidaknya dalam enam tahun terakhir, Timnas indonesia sudah dua kali dihadapkan dengan Myanmar di fase-fase genting seperti saat ini.

Momen pertama tersaji di matchday keempat Fase Grup B SEA Games 2013 yang digelar di Myanmar. Saat itu setelah melalui tiga pertandingan, Myanmar duduk di posisi pertama dengan koleksi tujuh angka. Koleksi poin mereka sama persis dengan Thailand yang berada di puncak klasemen.
BACA JUGA: 5 Pertemuan Terakhir Timnas Indonesia vs Myanmar di SEA Games, Siapa Lebih Unggul?
Saat itu, Myanmar unggul tiga angka dari Indonesia yang berada di posisi ketiga. Karena itu, Myanmar hanya butuh hasil imbang atas Indonesia untuk melaju ke semifinal SEA Games 2013. Sementara bagi Indonesia, mereka wajib menang atas Myanmar jika ingin lolos.
Jika menang atas Myanmar, koleksi poin Indonesia sama persis dengan sang rival. Hanya saja, Indonesia unggul head-to-head sehingga berhak lolos ke semifinal SEA Games 2013. Pada akhirnya, Indonesia menang 1-0 atas Myanmar.

Gol tunggal Indonesia atas Myanmar dilesakkan Alfin Tuassalamony via ekseksu penalti di menit 36. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tim asuhan Rahmad Darmawan tersebut dan bertahan hingga laga berakhir. Kesuksesan yang diraih Bayu Gatra dan kawan-kawan pada SEA Games 2013, dapat dijadikan motivasi oleh Evan Dimas serta kolega di edisi kali ini.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.