nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Pemukulan Suporter, Menpora Zainduin Beri Deadline kepada Pemerintah Malaysia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 25 November 2019 13:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 25 51 2134111 soal-pemukulan-suporter-menpora-zainduin-beri-deadline-ke-pemerintah-malaysia-HZ0jzI4ot5.jpg Suporter Timnas Indonesia (Foto: PSSI)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, memberi deadline kepada pemerintah Malaysia untuk melakukan permintaan maaf secara resmi kepada Indonesia atas insiden pemukulan suporter Tanah Air di Negeri Jiran beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, Zainudin mengaku belum menerima pernyataan maaf secara resmi dari Pemerintah Malaysia atas insiden yang terjadi usai gelaran Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Meski, beberapa hari lalu Menpora Malaysia, Syed Saddiq telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial di Instagram, tetapi Zainudin masih belum bisa menerimanya. Zainudin masih menunggu Malaysia mengaluarkan permintaan maaf secara resmi agar bisa menyelesaikan kasus ini dengan tuntas.

Zainudin Amali

“Ada dua poin dalam surat kami. Pertama, kami minta supaya insiden itu diusut secara tuntas dan dilakukan penegakan hukum secara adil dan transparan. Kedua kami minta supaya ada permohonan maaf secara resmi dari Menpora Malaysia kepada Indonesia, harus secara tersurat dan sampai sekarang belum ada,” ungkap Zainudin di iNews Tower, Senin (25/11/2019).

Baca juga Menpora Malaysia Akhirnya Minta Maaf kepada Indonesia

“Saya kira kan kita mengirimkan surat secara resmi atas nama pemerintah Indonesia harus juga direspon secara resmi. Itu yang kami tunggu, beliau sudah mau komunikasi dengan saya, tapi saya bilang respon dulu surat kami kemudian baru bisa komunikasi kapan saja bisa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zainudin memberi tenggat waktu kepada Pemerintah Malaysia untuk segera melakukannya sebelum gelaran SEA Games 2019 pada akhir pekan ini. Jika tidak ada, maka ia akan menyerahkan situasi ini kepada Kementerian Luar Negeri untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Suporter Timnas Indonesia

“Kalau boleh sebelum berangkat SEA Games. Kalau belum ada, kita Kemenpora ini ada batas-batasnya selanjutnya kita akan serahkan kepada Kementerian Luar Negeri karena ini menyangkut diplomatik apalagi kita negara bertetangga. Seharusnya kita bisa juga menjaga etika-etika sebagai negara bertetangga,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini