nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mason Mount Disebut The Next Frank Lampard, Kenapa?

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 13:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 08 45 2127461 mason-mount-disebut-the-next-frank-lampard-kenapa-iHGsKhsQuG.jpg Mount bekerja sama dengan Lampard dalam dua musim terakhir. (Foto: REUTERS)

NAMA Mason Mount sempat dipertanyakan banyak pengamat saat pelatih Chelsea, Frank Lampard, memainkan gelandang 20 tahun itu di laga pembuka Liga Inggris 2019-2020 kontra Manchester United. Saat itu, Lampard dinilai terlalu berani memainkan Mount di laga besar.

Akan tetapi, perlahan tapi pasti, Lampard membuktikan kepada khalayak bahwa Mount memiliki kualitas untuk menjadi pemain andalan Chelsea. Bahkan pesepakbola legenda Manchester United, Roy Keane, menyebut gaya permainan Mount layaknya Lampard saat masih aktif sebagai pemain.

Mason Mount Premier League

(Mount dan Lampard saat bekerja sama di Derby County musim lalu)

Secara gaya permainan, Mount dan Lampard memang agak mirip. Selain sama-sama memiliki tendangan keras, baik Mount dan Lampard piawai mengoversi peluang menjadi gol. Terbukti bersama Chelsea di Liga Inggris 2019-2020, Mount telah mengoleksi empat gol.

Catatan itu merupakan yang tertinggi jika dibandingkan sederet gelandang yang aktif di Liga Inggris 2019-2020. Lampard sendiri paham betul dengan kualitas yang dimiliki Mount. Ketika menangani Derby County musim lalu, Lampard meminjam Mount dari Chelsea.

Lampard paham betul kualitas Mount. Sebab, ketika aktif sebagai pemain Chelsea, Super Lamps –julukan Lampard– sering melihat Mount tengah berlatih di tim akademi. Karena itu, ketika untuk pertama kalinya bertugas sebagai pelatih profesional, Lampard langsung membawa Mount ke tim asuhannya.

Infografis Mason Mount

Hasilnya pun jauh dari kata buruk. Dari 44 pertandingan di semua kompetisi bersama Derby County musim lalu, Mount mengoleksi 11 gol dan 6 assist. Berkat bantuan dari Mount juga, Derby lolos ke final playoff Divisi Champions 2018-2019, meski akhirnya harus kalah dari Aston Villa.

Kualitas bersama Derby itulah yang membuat Lampard terpikat kepada Mount. Alhasil ketika ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada musim panas 2019, Lampard membawa pulang Mount. Tidak sekadar membawa pulang Mount, Lampard bahkan menjadikan gelandang pemilik nomor punggung 19 itu sebagai pemain inti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini