nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perjalanan Singkat Erling Haaland, Striker Muda Berbakat Asal Norwegia

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 02 November 2019 08:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 01 51 2124664 perjalanan-singkat-erling-haaland-striker-muda-berbakat-asal-norwegia-7Eg3gQOCNA.jpg Erling Haaland saat membela tim junior Bryne. (Foto: vg.no)

ERLING Braut Haaland atau yang lebih akrab Erling Haaland adalah salah satu striker muda berbakat saat ini. Kehebatannya dalam hal menjebol gawang lawan membuat sang pemain kini menjadi pusat perhatian sepakbola dunia.

Nama Haaland sendiri baru terdengar kencang ketika dirinya membela klub Raksasa asal Austria, Red Bull Salzburg. Tepatnya karena ia berhasil menjadi pemain pertama yang mampu mencetak enam gol di tiga laga perdananya secara beruntun pada kompetisi Liga Champions.

Erling Haaland

(Haaland saat membela tim junior Bryne, Foto: vg.no)

Berkat performanya itulah kini nama Haaland menjadi incaran banyak klub-klub papan atas Eropa. Namun, tahukah Anda bahwa kehebatan Haaland dalam mengolah si kulit bundar sudah terlihat semenjak dirinya kecil?

Ya, Haaland memang sudah menunjukkan bakatnya semenjak ia masih di usia yang belia. Lahir dari pasangan Alf-Inge Haaland dan Gry Marita, Haaland memang sudah memiliki jiwa pesepakbola dari ayahnya. Sebab ayah Haaland, Alf-Inge Haaland dulunya juga seorang pemain sepakbola. Ayahnya pernah membela tim sekelas Nottingham Forest dan juga Manchester City.

Karena memiliki darah sepakbola itu, Haaland kecil pun memutuskan untuk fokus menjadi pesepakbola ketika berusia 6 tahun. Pemain kelahiran 6 Juli 2000 itu memutuskan bergabung dengan sebuah tim lokal di kota Bryne, Norwegia, yakni Bryne Fotballklubb (FK).

Dipilihnya Bryne FK karena klub tersebut juga merupakan tim di mana ayahnya Haaland memulai karier sebagai pesepakbola. Jadi, walaupun Haaland lahir di Leeds, Inggris, namun ia memilih klub asal Norwegia tersebut untuk memulai karier sepakbolanya.

Infografis Erling Haaland

Selama memulai kariernya di Bryne FK, Haaland memperlihatkan tekadnya untuk bisa terus berkembang. Ia mungkin menjadi salah satu pemain yang paling gigih di usianya kala itu. Karena melihat usaha dan bakatnya itu, Haaland yang baru berusia 15 tahun langsung masuk ke dalam skuad utama Bryne FK pada 2015.

Dua tahun bermain di tim senior Bryne FK membuat salah satu tim papan atas Norwegia, Molde FK, tertarik untuk mendapatkan tanda tangan pemain berjuluk The Manchild tersebut. Molde yang saat itu masih ditangani pelatih Manchester United yang sekarang, yakni Ole Gunnar Solskjaer, pun akhirnya mendapatkan Haaland di bursa transfer musim dingin 2017.

Di Molde, lagi-lagi Haaland memperlihatkan kehebatannya. Selama dua tahun membela klub tersebut, Haaland tercatat mengoleksi 20 gol dan enam assist dari 50 pertandingannya di Molde. Berkat apiknya performa Haaland itu, ia pun akhirnya pindah lagi ke tim yang lebih besar, yaitu Red Bull Salzburg pada pertengahan 2018-2019 atau di musim dingin 2019 ketika dirinya masih berusia 18 tahun.

Menariknya, sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Salzburg, ternyata Haaland sudah didekati oleh Juventus dan juga Bayer Leverkusen. Tetapi, dengan berbagai pertimbangan akhirnya Haaland justru bergabung dengan klub besar asal Austria, Salzburg itu.

Keputusan Haaland pindah ke Salzburg tampaknya berjalan lancar dan mungkin bisa dikatakan tepat. Sebab di klub tersebut nama Haaland semakin melambung tinggi hingga dirinya dipanggil ke Tim Nasional (Timnas) Norwegia.

Kini, menarik menantikan kiprah Haaland di musim 2019-2020 ini. Sampai sejauh ini, Haaland membantu Salzburg memuncaki klasemen sementara Liga Austria 2019-2020. Untuk di Liga Champions pun Haaland sudah membantu Salzburg dengan memberikan satu kemenangan dan sayangnya dua laga lagi mereka menelan kekalahan. Namun, peluang untuk lolos ke babak selanjutnya masih sangat besar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini