nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Perubahan Taktik yang Wajib Dilakukan Solskjaer Bersama Man United

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 16 45 2117856 3-perubahan-taktik-yang-wajib-dilakukan-solskjaer-bersama-man-united-ZAWR9EhQW9.jpg Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Media Man United)

MANCHESTER United saat ini hanya bisa menempati posisi ke-12 klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020. Pasalnya, dari delapan kali bertanding, skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut hanya mendulang delapan sembilan poin. Ironisnya, Setan Merah hanya unggul dua angka dari tim penghuni zona degradasi.

Dengan kondisi tersebut, Man United tentunya harus memiliki strategi baru untuk mendongkrak performa mereka dan posisi di papan klasemen. Berikut ini adalah tiga perubahan taktik yang wajib dilakukan Solskjaer jika ingin melihat Man United kembali ke jalur kemenangan, menyadur dari Sportskeeda, Rabu (16/10/2019):

3. Mainkan Mason Greenwood sebagai penyerang utama

Mason Greenwood

Salah satu faktor yang membuat Man United terpuruk saat ini adalah karena mereka sulit mencetak gol. Kepergian Romelu Lukaku, membuat Setan Merah sontak tak memiliki stok penyerang tengah papan atas di kubu mereka.

Sejauh ini, Solskjaer menempatkan Anthony Martial dan Marcus Rashford sebagai ujung tombak. Akan tetapi, hal itu tak berjalan mulus lantaran keduanya kerap mengalami kesulitan membobol gawang lawan.

Ketimbang memainkan Rashford atau Martial sebagai penyerang tengah, alangkah lebih baik jika Solskjaer memberikan kepercayaan kepada Mason Greenwood mengisi posisi tersebut. Selain karena Greenwood memang berposisi sebagai penyerang tengah, Rashford dan Martial juga bisa kembali ke posisi alaminya sebagai winger. Dengan begitu, Martial dan Rashford akan lebih maksimal di lapangan.

2. Instruksikan full-back untuk lebih banyak menyerang

Aaron Wan-Bissaka dan Ole Gunnar Solskjaer

Area lainnya yang tampil kurang maksimal di Man United saat ini adalah full-back. Pasalnya, dua full-back mereka di kanan dan kiri jarang memberikan dorongan untuk menyerang, meski keduanya terbilang cukup baik dalam bertahan.

Dalam sepakbola modern, full-back merupakan salah satu sektor paling krusial dalam menggalang serangan dan menciptakan peluang. Sebab, mereka bisa membantu memberikan tusukan ke area pertahanan lawan maupun umpan silang ke dalam kotak penalti.

1. Memiliki lebih banyak mobilitas di lini tengah

Paul Pogba

Man United punya masalah yang cukup serius di sektor gelandang. Karena, cederanya Paul Pogba membuat mereka kehilangan sosok gelandang kreatif. Sebagai akibatnya, suplai bola ke lini depan untuk bisa menghasilkan gol pun berkurang jauh.

Selain itu, Nemanja Matic juga kesulitan untuk menampilkan performa terbaiknya. Alih-alih memainkan Matic sebagai starter, Solskjaer bisa menempatkan Scott McTominay dan Andreas Pereira sebagai gelandang bertahan untuk membantu Pogba yang menjadi motor serangan. Pasalnya, McTominay dan Pereira lebih memiliki mobilitas dan proaktif ketimbang Matic dan Fred.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini