DUBAI – Tim Nasional (Timnas) Indonesia serius menghadapi laga kontra Uni Emirat Arab (UEA) di matchday ketiga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang berlangsung di Stadion Al Maktoum, Kamis 10 Oktober 2019 malam WIB. Hal itu terbukti sejak Kamis 3 Oktober 2019 pagi WIB, Beto Goncalves dan kawan-kawan sudah tiba di Dubai, Uni Emirat Arab.
Skuad Garuda sengaja datang lebih awal demi beradaptasi dengan cuaca di UEA. Tidak mau membuang-buang waktu, pada malam harinya setelah mereka tiba di UEA, Stefano Lilipaly serta kolega langsung memulai latihan di bawah arahan pelatih Simon McMenemy.

Bahkan pada Sabtu 5 Oktober 2019 malam WIB, Timnas Indonesia menjalani sesi internal game. Saat itu, McMenemy membagi skuadnya ke dalam dua tim. Lagi-lagi, latihan digelar pada malam hari. Hal itu dilakukan demi beradaptasi dengan cuaca di UEA, mengingat laga nanti digelar pada malam hari, tepatnya pukul 20.00 waktu setempat atau 23.00 WIB.
BACA JUGA: Timnas UEA Enggan Anggap Remeh Indonesia
"Kami berlatih game internal. Kami membagi tim menjadi dua. Perkembangan pemain semakin bagus, hal ini tentu menjadi hal yang positif jelang melawan UEA," kata McMenemy mengutip dari laman resmi PSSI, Senin (7/10/2019).
"Pemain harus memahami formasi dan cara bermain yang akan dipilih. Entah itu saat bertahan maupun menyerang, mereka harus mengerti cara bermainnya. Yang paling penting bermain dengan benar. Dan memastikan strategi berjalan tepat dan memastikan pemain berusaha untuk melakukan tugasnya," lanjut eks pelatih Bhayangkara FC itu.

Sementara itu, gelandang Timnas Indonesia Evan Dimas mengakui dirinya maupun rekan-rekannya belum menemui kendala selama kurang lebih lima hari berada di UEA. Ia berharap, hasil positif dapat diraih Timnas Indonesia berkat persiapan matang yang telah dilakukan.
"Saat game internal tadi, pelatih memberikan berbagai menu taktikal dan strategi bagaimana melawan UEA. Kami juga tidak mengalami kendala di UEA, karena sudah beberapa hari melakukan adaptasi di sini," ujar Evan.
(Ramdani Bur)