Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jual Sanchez dan Lukaku Tanpa Beli Pengganti, Man United Terpuruk

Ramdani Bur , Jurnalis-Senin, 07 Oktober 2019 |11:17 WIB
Jual Sanchez dan Lukaku Tanpa Beli Pengganti, Man United Terpuruk
Rashford tampil inkonsisten musim ini. (Foto: @ManUtd)
A
A
A

MANCHESTER Manchester United mengalami hasil yang kurang baik, setidaknya hingga delapan pertandingan Liga Inggris 2019-2020. Setelah melalui delapan pertandingan, The Red Devils –julukan Man United– baru mengoleksi 12 angka. Koleksi poin milik Man United bahkan hanya terpaut dari dua angka Everton yang menduduki posisi 18, atau batas atas tim yang terdegradasi di akhir musim.

Bisa dibilang terpuruknya Man United musim ini atas andil yang dilakukan manajemen Man United, bukan hanya kesalahan Ole Gunnar Solskjaer semata. Pada bursa transfer musim panas 2019, manajemen Man United fokus membenahi lini belakang dengan mendatangkan pemain berharga mahal.

Harry Maguire di Man United

(Maguire, bek termahal di dunia)

Sebut saja Aaron Wan-Bissaka yang digaet seharga 50 juta pounds dan Harry Maguire (80 juta pounds). Kehadiran dua pemain di atas membuat pertahanan Man United tampil kukuh, yang mana baru kemasukan delapan gol. Catatan kebobolan milik Man United hanya kalah dari Liverpool (6), Leicester City (7) dan Sheffield United (7).

BACA JUGA: Jeda Internasional Tiba, Man United Pecat Solskjaer?

Bahkan, Man United unggul dari Manchester City yang sudah kemasukan sembilan bola musim ini. Meski kuat dalam hal pertahanan, daya dobrak Man United terbilang memble. Terbukti dari delapan pertandingan, Man United baru mencetak sembilan gol. Jika dirata-rata, Marcus Rashford dan kawan-kawan hanya melesakkan 1,12 gol per laga.

Dijualnya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez pada bursa transfer musim panas 2019, tanpa mendatangkan penyerang pengganti adalah salah satu faktor minimnya gol yang dibuat Man United. Dari delapan pertandingan, hanya satu kali Man United mencetak lebih dari satu gol dalam sebuah pertandingan, tepatnya saat menggilas Chelsea 4-0 di pekan perdana.

Martial dan Rashford

(Martial dan Rashford tampil inkonsisten)

Karena itu, bursa transfer musim dingin yang dibuka awal Januari 2020 mesti dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Man United. Manajemen Man United wajib membeli penyerang bernaluri tajam demi memperbaiki prestasi mereka.

Sebab saat ini, Rashford dan Anthony Martial yang bergantian mengisi posisi ujung tombak kerap dilanda inkonsistensi performa, sesuatu yang tidak dialami penyerang-penyerang top di tim-tim teras Liga Inggris lainnya. Menarik menanti respons yang ditunjukkan manajemen Man United.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement