KEPUTUSAN Eric Cantona gantung sepatu ternyata bukan akhir dari segalanya. Setelah meninggalkan Manchester United untuk pensiun pada 1997, Cantona diketahui juga masih berurusan dengan dunia sepakbola, tetapi sepakbola pantai. Akan tetapi, ternyata bukan hanya itu saja.
Setelah pensiun, Cantona juga memfokuskan diri untuk melanjutkan karier sebagai aktor. Akan tetapi, peran pertama yang dimiliki Cantona ketika ia masih menjadi pemain sepakbola pada 1995. Hal itu ia lakukan ketika Cantona mendapat hukuman larangan bermain akibat ulahnya melakukan tendangan Kung Fu ke penggemar Crystal Palace.

Film pertamanya tersebut adalah Le bonheur est dans le pre. Sebuah film yang diproduksi negara asalnya yakni Prancis. Pada debutnya tersebut, Cantona berperan sebagai pemain rugby. Karena sukses bermain peran dalam film itu, karier Cantona sebagai aktor menanjak.
Pada akhir 1990-an, ketika Cantona sudah tak berstatus sebagai pemain bola, ia kembali melanjutkan dunia film. Kali ini ia menerima peran yang cukup menantang yakni sebagai duta besar Prancis di film Inggris berjudul Elizabeth (1998).
Pada 2002, kariernya di dunia film tak hanya sebagai aktor. Ia juga menyutradarai film pendek dengan judul Apportemoi ton amour. Sebuah karier baru bagi Cantona yang memiliki bakat terpendam yang begitu banyak.