MANCHESTER – Manchester United dan Twitter betul-betul serius memberantas rasisme usai Paul Pogba menjadi sasaran tindakan menjijikkan tersebut pekan ini. Petinggi Twitter berencana menemui manajemen Man United serta petinggi organisasi Kick It Out untuk membahas langkah-langkah mengurangi serangan rasisme terhadap pesepakbola, terutama yang berkulit hitam.
Jagat sepakbola Inggris kembali dihebohkan dengan tindakan rasisme di media sosial selama sepekan terakhir. Cuitan bernada merendahkan itu pertama menimpa Tammy Abraham setelah penyerang asal Chelsea tersebut gagal mengeksekusi penalti di Piala Super Eropa 2019.

Baca juga: Man United Kecam Tindakan Rasisme terhadap Pogba di Laga Kontra Wolves
Paul Pogba kemudian menjadi sasaran tindakan rasisme setelah juga gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor. Ramainya aksi rasisme tersebut, terutama lewat media sosial Twitter, kemudian menjadi perhatian dari petinggi Man United dan organisasi Kick It Out untuk menggiatkan langkah memberantas aksi memalukan itu.