LONDON – Pandit Sepakbola, Mark Lawrenson, memberi masukan kepada Chelsea agar tim asuhan Frank Lampard itu bisa meraih kemenangan perdana pada musim 2019-2020. Lawrenson menyarankan Chelsea untuk mematikan pergerakan Jamie Vardy agar menang saat berjuma Leicester City dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, Minggu 18 Agustus 2019, malam WIB.
Mengapa pergerakan Vardy harus dimatikan? Lawrenzo menilai semua permainan yang diterapkan The Foxes –julukan Leicester– akan berujung pada Vardy. Pemain berpaspor Inggris itu memang jadi andalan Leicester sejak mereka menjadi jawara Liga Inggris pada musim 2015-2016.

Saat para pemain kunci Leicester yang membuat keajaiban pada musim 2015-2016 pindah maka Vardy tetap bertahan. Nama Vardy pun tak pernah tersingkir dari susunan pemain inti Leicester meski beberapa pelatih silih berganti menjadi bos di King Power Stadium. Brendan Rodger yang kini menukangi Leicester pun amat mengandalkan Vardy untuk mencetak gol.
BACA JUGA: Chelsea Kutuk Makian Bernada Rasisme terhadap Tammy Abraham
Menilik pada fakta itu maka menjaga Vardy dengan ketat adalah salah satu cara yang akan menuntun Chelsea meraih kemenangan perdana mereka musim ini. Akan tetapi, The Blues -julukan Chelsea- harus tetap waspada dengan pergerakan para pemain Leicester lainnya karena sepakbola adalah permainan 11 orang.