LUIS Figo berkarier sebagai pesepakbola selama 20 tahun (1989-2009). Selama itu juga, Figo total meraih 24 trofi baik itu bersama klub maupun bareng tim nasional Portugal. Namun, di sepanjang 20 tahun kariernya sebagai pesepakbola, ada dua tahun di mana Figo tampil luar biasa.
Dua tahun yang dimaksud ialah pada 2000 dan 2001. Pada dua tahun tersebut, Figo tampil luar biasa secara individu. Imbasnya, pria bernama lengkap Luis Filipe Madeira Caiero Figo itu meraih trofi Ballon dOr 2000!
Saat itu, Figo meraih 197 angka, unggul tipis dari Zinedine Zidane (181) di posisi dua. Keberhasilan Figo meraih trofi Ballon dOr 2000 tidak lepas dari kiprah apiknya bareng Barcelona di musim 1999-2000.

Saat itu dari 51 pertandingan di semua kompetisi, Figo mengoleksi 14 gol dan 17 assist. Berkat performa brilian itu, Figo pun diboyong Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2000.
Madrid berani memecahkan rekor transfer dunia setelah memboyong Figo seharga 60 juta euro atau seharga Rp958,2 miliar. Namun, kepindahan Figo menimbulkan masalah. Fans Barcelona jadi membenci Figo, mengingat pria asal Portugal itu hengkang ke Madrid yang notabene rival abadi Blaugrana –julukan Barcelona.