nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2000 dan 2001 Jadi Masa Keemasan Karier Sepakbola Luis Figo

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 12:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 09 51 2089954 2000-dan-2001-jadi-masa-keemasan-karier-sepakbola-luis-figo-q7R2RdGnmE.jpg Figo (tengah) saat meraih trofi pemain terbaik dunia 2001. (Foto: REUTERS)

LUIS Figo berkarier sebagai pesepakbola selama 20 tahun (1989-2009). Selama itu juga, Figo total meraih 24 trofi baik itu bersama klub maupun bareng tim nasional Portugal. Namun, di sepanjang 20 tahun kariernya sebagai pesepakbola, ada dua tahun di mana Figo tampil luar biasa.

Dua tahun yang dimaksud ialah pada 2000 dan 2001. Pada dua tahun tersebut, Figo tampil luar biasa secara individu. Imbasnya, pria bernama lengkap Luis Filipe Madeira Caiero Figo itu meraih trofi Ballon dOr 2000!

Saat itu, Figo meraih 197 angka, unggul tipis dari Zinedine Zidane (181) di posisi dua. Keberhasilan Figo meraih trofi Ballon dOr 2000 tidak lepas dari kiprah apiknya bareng Barcelona di musim 1999-2000.

Luis Figo

Saat itu dari 51 pertandingan di semua kompetisi, Figo mengoleksi 14 gol dan 17 assist. Berkat performa brilian itu, Figo pun diboyong Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2000.

Madrid berani memecahkan rekor transfer dunia setelah memboyong Figo seharga 60 juta euro atau seharga Rp958,2 miliar. Namun, kepindahan Figo menimbulkan masalah. Fans Barcelona jadi membenci Figo, mengingat pria asal Portugal itu hengkang ke Madrid yang notabene rival abadi Blaugrana –julukan Barcelona.

Meski sempat membela Barcelona, Figo tetap tampil profesional bersama Los Blancos –julukan Madrid. Terbukti Figo menjadi motor serangan Madrid di musim 2000-2001. Dari 50 pertandingan di semua kompetisi, Figo yang biasa mentas sebagai winger kiri mengoleksi 13 gol dan 27 assist.

Infografis Luis Figo

Berkat gol dan assist yang dibuat Figo itu, Madrid menutup Liga Spanyol 2000-2001 dengan gelar juara. Hasil positif pun berlanjut saat Madrid mengalahkan Real Zaragoza dengan agregat 4-1 di ajang Piala Super Spanyol 2001.

Dua pencapaian di atas pun sudah cukup untuk membantu Figo merebut trofi Pemain Terbaik Dunia 2001. Saat itu, Figo mengalahkan David Beckham dan rekan setimnya, Raul Gonzalez. Melihat fakta di atas, 2000 dan 2001 bisa dibilang masa keemasan dari karier sepakbola Figo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini