Beberapa Poin Penting dari Hasil KLB PSSI

Andika Pratama, Jurnalis · Minggu 28 Juli 2019 00:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 28 49 2084489 beberapa-poin-penting-dari-hasil-klb-pssi-UOuw1YBXkQ.jpg PSSI (Foto: PSSI)

JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Mercure, DKI Jakarta, Sabtu 27 Juli 2019, malam WIB. Ada tiga poin penting yang disampaikan Plt Ketum PSSI, Iwan Budianto, sebagai hasil dari KLB tersebut.

Tiga poin penting yang dipaparkan Iwan yakni revisi terhadap statuta PSSI, kode statuta PSSI dan penetapan Komite Pemilihan (KP) serta Komite Banding Pemilihan (KBP). Untuk masalah revisi statuta PSSI dan kode statuta PSSI merupakan arahan dari FIFA. Revisi terhadap statuta PSSI dan kode statuta PSSI lebih untuk pembaruan dan penyempurnaan agar sesuai regulasi baru.

PSSI (Foto: Okezone)

Sementara itu, dalam KLB juga dibahas soal pemilihan ketua KP dan ketua KBP. Para pemilik suara setuju untuk menunjuk Syarif Bastaman sebagai Ketua KP dan Wakil Ketua akan diisi Harbiansyah Hanafiah. Mereka berdua akan memimpin Budiman Dalimunthe, Maurice Tuguis, Soedarmaji dan Rocky Bebena, yang berperan sebagai anggota.

BACA JUGA: Program Iwan Bule jika Terpilih Jadi Ketum PSSI

Sementara itu, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing mendapatkan kepercayaan dari pemilik suara untuk menjadi ketua KBP dan ia akan ditemani Djoko Tetuko yang terpilih sebagai Wakil Ketua. Mereka akan dibantu M. Nigara dan Alfis Primatra sebagai anggota. Baik Bastaman dan Erwin akan memimpin KP dan KBP untuk empat tahun ke depan.

PSSI

KLB PSSI kali ini berjalan dengan tertib dan lancar selama kurang lebih tiga jam. Hasil dari KLB PSSI itu diharapkan mampu membawa sepakbola Tanah Air untuk berkembang ke arah lebih baik sehingga prestasi pun ikut meningkat.

“Yang pertama kongres kali ini telah menyelesaikan tiga agenda besar, revisi statuta PSSI, revisi kode statuta PSSI, penetapan KP dan KBP. Untuk hal penting mengenai revisi statuta PSSI perlu diketahui terlebih dahulu bahwa latar belakangnya itu arahan dari FIFA untuk pembaruan serta penyempurnaan statuta kami dengan regulasi terbaru," kata Iwan Budianto, seperti yang dikutip dari Goal Indonesia, Minggu (28/7/2019).

"Ada beberapa poin penting yang perlu diketahui beberapa good governments yang PSSI terapkan. Yang pertama adalah komitmen sepakbola putri di pasal 4 tujuan dan kegiatan PSSI saat ini kami cantumkan bahwa untuk ikut memajukan persepakbolaan Indonsesia,” tambah Iwan Budianto.

“Kemudian adanya arahan area komite independen bahwa saat ini komite independen terdiri dari komite audit, komite kepatuhan, komite pemilihan dan komite banding pemilihan dahulunya pada statuta yang lalu tidak ada penyebutan KP dan KBP. Kemudian ada pula mengenai area independensi di mana komite independen harus tidak memiliki hubungam komite eksekutif PSSI salah satu anggota PSSI atau klub jadi anggota independensi juga kami garis bawahi. Kemudian area good governments practice saat ini bahwa adanya masa jabatan Exco tidak lebih dari tiga kali masa jabatan baik berturut-turut” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini