MALANG – Dalam delapan pertandingan yang telah dijalani di Liga 1 2019, Arema FC sudah kebobolan 12 gol dengan rasio per pertandingan kebobolan satu gol. Menanggapi statistik tersebut, stopper Arema FC, Arthur da Cunha, mengakui timnya masih kerap kehilangan fokus dan konsentrasi sepanjang 90 menit pertandingan.
"Kami beberapa kali hilang konsentrasi sehingga melakukan kesalahan yang berakibat gol bagi lawan," ungkap pemain asal Brasil ini, pada Kamis 25 Juli 2019.
BACA JUGA: Unggul Catatan Statistik Lawan Bhayangkara FC, Arema FC Enggan Jumawa
Arthur juga menyatakan tak pernah clensheet-nya gawang Singo Edan –julukan Arema– karena kualitas penyerang Liga 1 yang cukup bagus.

"Kami harus tahu stiker di Liga 1 punya kualitas yang bagus-bagus. Itu faktornya kenapa kami belum bisa clean sheet," tambahnya.
Tetapi, pemain berumur 29 tahun ini memastikan ia dan rekan-rekannya akan memperbaiki performa lini belakang tersebut.
"Kami harus perbaiki itu dengan terus berlatih, mengoreksi posisi, bermain kompak, fokus, dan berkonsentrasi selama 90 menit," tutur pemain kelahiran Rio de Janeiro ini.

Tim kebanggaan warga Malang sendiri saat ini tengah berada di papan tengah klasemen sementara Liga 1 2019. Arema menempati urutan ke-11 dengan torehan 12 poin. Tim asuhan Milomir Seslija itu baru sekali mencatatkan clean sheet alias tanpa kebobolan saat meraih kemenangan atas Semen Padang pada laga away, 12 Juli 2019.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.