nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Bermain sebagai Bek Tengah, De Ligt Ternyata Bermimpi Jadi Penyerang

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 09:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 19 51 2080794 sebelum-bermain-sebagai-bek-tengah-de-ligt-ternyata-bermimpi-jadi-penyerang-zW7sDvpEsK.jpg De ligt resmi perkuat Juventus di gelaran musim depan. (Foto: Twitter Juventus)

TURIN – Ajax Amsterdam telah kehilangan salah satu pemain penting mereka di bursa transfer musim panas 2019. Pemain yang dimaksud itu adalah Matthijs de Ligt yang telah memilih untuk melanjutkan kariernya di Liga Italia bersama Juventus.

Kepergian De Ligt jelas bakal membuat lini pertahanan Ajax berlubang. Pasalnya pemain asal Belanda itu adalah salah satu bek andalan mereka selama beberapa musim ke belakang. Namun, tampaknya Ajax telah menerima dan siap kehilangan bek tengah berusia 19 tahun tersebut.

Baca Juga: Gabung Juventus, De Ligt Jatuh Cinta dengan Seni Bertahan ala Italia

Matthijs de Ligt telah resmi bergabung ke Juventus

Ajax bahkan telah menyampaikan salam perpisahan kepada De Ligt melalui laman resmi klub berjuluk de Amsterdammers itu. Menariknya, Ajax pun memberikan beberapa artikel yang mengungkapkan rahasia-rahasia yang dimiliki De Ligt yang tak banyak diketahui orang.

Salah satu rahasia yang menarik dari artikel di laman resmi Ajax itu adalah ternyata De Ligt dulunya tak bercita-cita sebagai bek. Ia justru lebih menyukai posisi penyerang. Sebab itu, De Ligt mengaku banyak mengoleksi jersey pemain depan seperti rekan barunya di Juventus, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Klaas Jan Huntelaar, dan beberapa penyerang lainnya.

Akan tetapi, semenjak De Ligt diposisikan sebagai bek, ia pun mulai menyukai beberapa pemain bertahan top. Salah satu bek yang ia idolakan adalah mantan kapten AC Milan, Paulo Maldini. Semenjak saat itulah De Ligt pun jatuh hati menjadi seorang bek tengah.

“Dulu (saat masih di Abcoude) saya bermain sebagai pemain tengah untuk pertahanan. Namun, ketika di Ajax saya justru dimainkan sebagai pemain gelandang. Jadi sejak saat itu saya justru menyukai pemain-pemain yang berada di lini depan,” cerita De Ligt, dikutip dari laman resmi Ajax,” Jumat (19/7/2019).

Matthijs de Ligt telah resmi bergabung ke Juventus

“Saya saat itu lebih banyak menggunakan jersey Cristiano Ronaldo, Kaka, Rooney, dan Klaas Jan Huntelaar. Namun, semua itu tak berlangsung lama setelah saya dimainkan sebagai bek. Semenjak itulah saya mulai memantau bek lain, seperti Maldini,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini