Setelah gol itu, laga pun berjalan semakin ketat karena Jamika juga keluar untuk menyerang guna menyeimbangkan kedudukan. Akan tetapi, keseruan laga harus terhenti sejenak akibat kondisi cuaca yang memburuk. Badai disertai hujan dan petir terjadi di Nissan Stadium sehingga wasit pun memutuskan untuk menghentikan laga pada menit 18 demi keselamatan pemain dan penonton.
Setelah hampir satu jam terhenti, laga pun kembali dilanjutkan. AS dan Jamaika berusaha kembali untuk mengubah kedudukan di papan skor tetapi hingga babak pertama selesai tak ada gol yang tercipta bagi kedua tim.
Pada babak kedua, kedua tim memulai laga dengan cukup intens karena aksi jual beli serangan terjadi. Pulisic yang sedari babak pertama penampilannya sudah memukau mampu menyarangkan bola ke gawang Jamaika pada menit 52. Kedudukan pun seketika berubah jadi 2-0 untuk keunggulan AS.
Tertinggal dua gol membuat Jamaica tak punya pilihan selain menyerang pertahanan AS. Usaha keras Jamaika baru berbuah hasil pada menit 69 saat Shamar Nicholson mencetak gol untuk timnya. Satu gol itu membuat harapan Jamaica untuk menyamakan kedudukan membesar.
Kendati demikian, Pulisic jadi tokoh antagonis untuk Jamaica dengan golnya pada menit 87. Pemain anyar Chelsea itu memanfaatkan kemelut di depan gawang Jamaica untuk memastikan kemenangan 3-1 AS atas Jamaica. Kemenangan itu mengantarkan AS untuk berjumpa Meksiko di partai puncak Piala Emas 2019.