“Orang yang paling ingin dia (Maradona) menang adalah saya. Saya menyemir sepatunya dan saya pikir dia bisa menyalip Pele atau mungkin bahkan lebih baik. Seiring berjalannya waktu, Pele meninggalkan kepala saya,” ujar Don Diego pada suatu kesempatan.

Tidak hanya sang ayah, ibu dari Maradona, Dalma Salvadora Franco, juga melakukan pengorbanan yang luar biasa untuk putranya tersebut. Sadar bahwa keluarganya sangat kekurangan secara finansial, Dalma rela menahan lapar agar anak-anaknya bisa makan.
Sang ibu kerap berpura-pura sakit perut untuk berhenti makan. Hal itu dimaksudkan agar Maradona dan saudara-saudaranya bisa makan tanpa harus merasa tidak enak hati kepada sang ibu. Maradona baru menyadari kebohongan ibunya tersebut saat usianya menginjak 13 tahun.
“Pada usia 13 tahun saya menyadari bahwa ibu saya tidak pernah menderita sakit perut. Dia tidak pernah sakit perut. Dia hanya ingin kami makan. Setiap kali makanannya keluar, dia akan mengatakan, ‘Perut saya sakit.’ Itu adalah bohong. Pasalnya, tidak ada cukup makanan untuk kami semua. Itulah sebabnya saya sangat mencintai wanita tua saya itu,” beber Maradona.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.