Share

Siapa yang Rebut Trofi Pertama, Klopp atau Pochettino?

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 09 261 2053553 siapa-yang-rebut-trofi-pertama-klopp-atau-pochettino-wipj87Wv7f.jpg Klopp (kanan) dan Pochettino beradu taktik di final Liga Champions 2018-2019. (Foto: PA)

JURGEN Klopp dan Mauricio Pochettino akan beradu taktik di final Liga Champions 2018-2019 yang mempertemukan Liverpool vs Tottenham Hotspur pada Minggu 2 Juni 2019 dini hari WIB. Gengsi dipertaruhkan di laga nanti.

Selain demi mempertahankan eksistensi, kemenangan berarti penting bagi Klopp dan Pochettino. Sebab, trofi Liga Champions merupakan gelar pertama bagi Klopp dan Pochettino dalam kapasitas mereka sebagai pelatih Liverpool dan Tottenham (dengan asumsi Klopp gagal membawa Liverpool juara Liga Inggris 2018-2019).

Pochettino ditunjuk sebagai pelatih The Lilywhites –julukan Tottenham– pada 2014-2015. Selama lima musim menjabat, pencapaian terbaik pelatih asal Argentina itu bersama Tottenham adalah mengantarkan Harry Kane dan kawan-kawan finis di posisi dua Liga Inggris 2016-2017.

Mauricio Pochettino

Sementara untuk Klopp, ia sudah tiga kali membawa Liverpool finis runner-up di tiga ajang berbeda, semenjak menjadi juru taktik Roberto Firmino dan kawan-kawan pada 2015-2016. Sebut saja Piala Liga Inggris dan Liga Eropa 2015-2016, serta Liga Champions 2017-2018.

BACA JUGA: Liverpool vs Tottenham, Tanda Bergesernya Dominasi Spanyol ke Inggris

Karena itu, gelar Liga Champions akan sangat berarti bagi Klopp dan Pochettino. Terkhusus Klopp, pelatih asal Jerman itu bakal diminta pertanggungjawabannya soal ucapannya saat pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Liverpool pada 8 Oktober 2015.

Jurgen Klopp

Saat itu, Klopp meminta kepada manajemen Liverpool untuk memberinya waktu empat tahun demi menghadirkan satu trofi. Jika dirinya gagal menghadirkan trofi, Klopp mengaku siap melanjutkan karier di Liga Swiss.

Raksasa Swiss, FC Basel, bahkan sudah siap memberikan tempat kepada Klopp. Namun, bukan sebagai pelatih, melainkan staf klub biasa. Karena itu, menarik menanti siapa yang akhirnya tersenyum, Klopp atau Pochettino?

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini