AMSTERDAM – Mauricio Pochettino meloloskan Tottenham Hotspur ke final Liga Champions 2018-2019. Kepastian itu didapat setelah The Lilywhites –julukan Tottenham– menang 3-2 atas Ajax Amsterdam di leg II semifinal Liga Champions 2018-2019, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB.
Meski agregat sama kuat 3-3, Tottenham berhak lolos ke final karena unggul agresivitas gol tandang. Dalam kasus ini, Pochettino layak mendapat apresiasi. Sebab, pelatih 47 tahun itu meloloskan Tottenham ke final di tengah keterbatasan yang dialami klub.
Pochettino tidak diberikan dana untuk berbelanja pemain pada bursa transfer musim panas 2018 dan musim dingin 2019. Hal itu karena manajemen Tottenham sedang berhemat setelah mereka mengeluarkan biaya besar untuk pembangunan stadion anyar.
BACA JUGA: Reuni Eks Personel Southampton di Final Liga Champions 2018-2019
Di saat tidak bisa menambah pemain di lantai bursa, Pochettino juga dihadapkan dengan badai cedera yang dialami Tottenham. Pemain andalan mereka, Hary Kane, absen di leg II perempatfinal kontra Manchester City dan dua laga semifinal kontra Ajax.
Akan tetapi, Pochettino selalu memiliki solusi untuk mengatasi hal di atas. Pelatih asal Argentina itu mengandalkan Son Heung-min dan Lucas Moura untuk merobek gawang lawan. Son mencetak tiga gol ke gawang Man City di perempatfinal dan hal yang sama dibuat Lucas saat bertemu Ajax di semifinal.
Sekarang, Pochettino tinggal mencari cara untuk menghadirkan kado indah bagi stadion anyar mereka, Tottenham Stadium. Jika mengalahkan Liverpool di final Liga Champions 2018-2019, itu merupakan trofi pertama Pochettino semenjak ditunjuk sebagai pelatih Tottenham pada 2014-2015.
(Ram)