“Kami tidak cukup berani dalam permainan dan kami melakukan banyak kesalahan sederhana. Saya merasa kami gugup dalam pertandingan Liga Champions yang penting. Kami selalu membuat keputusan yang salah,” jelas Gundogan, mengutip dari ITV, Rabu (10/4/2019).

“Peristiwa negatif seperti itu selalu membuat kami mundur terlalu jauh. Jika kami berhasil mencetak gol dari penalti, itu akan membuat Tottenham terpisah. Tapi sebaliknya, kami mengundurkan diri dari permainan. Itu tidak boleh terjadi pada tim besar. Itu sebabnya kami belum ada di sana," tandas Gundogan.
(Fetra Hariandja)