“Saya mengingatnya sebagai seorang rekan setim yang hebat ketika tiba di sini. Ketika saya muda, dia sudah senior. Tentu saja, dia banyak membantu saya beradaptasi dengan klub dan Kota Manchester,” ujar Gerard Pique dalam konferensi pers, melansir dari situs resmi UEFA, Rabu (10/4/2019).
“Sebuah pengalaman hebat untuk bermain dengannya. Saya senang melihatnya melakukan pekerjaan bagus di Manchester United,” imbuh bek berusia 32 tahun itu.

Selain nostalgia bersama Kota Manchester, Pique juga punya kenangan manis lain saat melawan bekas klubnya itu. Ia sukses dua kali mengalahkan Setan Merah pada babak Final Liga Champions, yakni pada 2008-2009 serta 2010-2011.
(Fetra Hariandja)