Ibunya yang melihat Ronaldo bermain di sepakbola jalanan mengaku sedih kala itu. Sebab, ia berpikir seharusnya anaknya berada di sekolah dan bukan di jalanan. Akan tetapi, Sonia tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa mendukung Ronaldo.
Namun, kesedihan Sonia pun perlahan mulai reda ketika Ronaldo mulai menunjukkan bakatnya di dunia sepakbola. Berkat permainan apik Ronaldo di sekitaran jalan Bento Ribeior, Rio de Janeiro, Brasil, ia pun berhasil masuk ke Tim Futsal Social Ramos ketika usianya menginjak 12 tahun.

Pada musim pertamanya bermain di tim lokal futsal tersebut, Ronaldo tampil sangat luar biasa. Bagaimana tidak, Ronaldo mampu mencetak 166 gol di musim perdananya tersebut dan membuat mantan pemain Inter Milan itu langsung jatuh hati terhadap olahraga futsal.
Bakat terpendam Ronaldo itu perlahan-lahan tercium oleh pelatih Sao Cristovao, Jairzinho. Ia pun merekrut Ronaldo ke akademi pemain muda Sao Cristovao agar bisa mengembangkan bakatnya lebih baik lagi. Karena percaya Ronaldo adalah calon pemain yang hebat, Jairzinho pun langsung merekomendasikannnya ke Cruzeiro. Kemudian dari Cruzeiro-lah Ronaldo mengawali karier sepakbola profesionalnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.