NYON – Rasisme masih menghantui dunia sepakbola Eropa. Terbaru, penyerang muda Juventus Moise Kean menjadi sasaran cemoohan bernada rasisme oleh suporter Cagliari. Presiden Federasi Sepakbola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, langsung mengambil tindakan tegas.
Pria berusia 51 tahun itu akan meminta semua wasit UEFA untuk langsung menghentikan pertandingan sepakbola bila terdengar nyanyian bernada rasisme. Ceferin yakin momen ketika pertandingan dihentikan, seisi stadion akan menghukum langsung pelaku.
Ia meminta agar semua wasit tidak perlu takut untuk bertindak dengan menghentikan pertandingan. Meski begitu, Ceferin yakin tidak perlu ada sanksi yang lebih tegas untuk mencegah rasisme daripada yang sudah berlaku sekarang.

(Baca juga: FA Sambut Baik Penyelidikan UEFA terhadap Kasus Rasis Fans Montenegro)