Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Kejutan di Penghargaan Trofi Ballon dOr, Nomor 1 Paling Gres

Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 28 Maret 2019 |10:46 WIB
5 Kejutan di Penghargaan Trofi Ballon dOr, Nomor 1 Paling Gres
Trofi Ballon dOr yang diperebutkan jutaan pesepakbola di seluruh dunia. (Foto: AFP)
A
A
A

TROFI Ballon dOr mulai diperebutkan pada 1956. Pencetus penghargaan untuk pemain terbaik dunia itu ialah jurnalis France Football asal Prancis, Gabriel Hanot. Awalnya dalam kurun 1956-1994, trofi ini hanya diperuntukkan bagi pesepakbola-pesepakbola yang berasal dari Benua Eropa.

Karena itu tak heran, pemain-pemain dunia seperti Diego Maradona dan Pele tidak pernah mengangkat trofi berbentuk bola emas tersebut. Barulah sejak 1995 hingga saat ini, siapa pun dia memiliki peluang memenangi trofi Ballon d’Or.

Namun dalam perjalanannya, banyak kontroversi dan kejutan di penghargaan individu tahunan tersebut. Apa saja?

Berikut 5 kejutan di penghargaan trofi Ballon dOr:

5. Pavel Nedved (2003)

Nedved

Nedved yang kini berstatus sebagai wakil presiden Juventus, menyabet trofi Ballon dOr 2003. Saat itu, kemenangan gelandang berambut pirang tersebut memicu pro dan kontra. Sebab, Nedved yang membela Juventus dinilai tidak lebih baik dari bek AC Milan, Paolo Maldini.

Sekadar diketahui di musim 2002-2003, Maldini membawa AC Milan meraih trofi Liga Champions, setelah di final mengalahkan Juventus dalam laga yang dihelat di Stadion Old Trafford. Saat itu, Nedved meraih trofi Ballon dOr 2003 setelah mengoleksi 190 angka, mengungguli Thierry Henry (128) dan Maldini (123).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement