MANCHESTER – Penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Angel Di Maria, merupakan pemain yang menjalani karier tidak menyenangkan kala berseragam Manchester United. Ditebus dengan mahar 75 juta euro pada bursa transfer musim panas 2014, Di Maria nyatanya tak mampu menampilkan performa yang memuaskan. Tak ayal, Di Maria pun kerap menjadi bahan kritik para fans.
Pada Januari 2019, Di Maria pernah mengatakan kalau yang membuatnya mengalami kegagalan di Man United adalah Louis Van Gaal. Kala itu Van Gaal merupakan Manajer Man United dan juru taktik asal Belanda tersebut dianggap Di Maria tak bisa memaksimalkan potensi yang ada pada dirinya dengan baik.
(Baca juga: Aksi Balasan, Lukaku Selebrasi Tepat di Muka Di Maria)

“Saya hanya tinggal selama satu tahun. Itu bukan waktu terbaik dalam karier saya, atau lebih tepatnya saya tidak diizinkan menghabiskan waktu terbaik saya di sana. Ada masalah dengan pelatih saat itu. Tapi syukurlah, saya bisa datang ke PSG dan menunjukkan lagi siapa saya sesungguhnya,” ujar Di Maria, menyadur dari Four Four Two.
Menanggapi tuduhan tersebut, Van Gaal justru menjelaskan bahwa kegagalan sang winger disebabkan oleh diri Di Maria sendiri. Menurutnya, Di Maria tak bisa mengatasi tekanan yang datang kepadanya, sehingga akhirnya menampilkan permainan yang buruk. Sedangkan soal taktik, Van Gaal merasa kalau ia telah menempatkan Di Maria di posisi yang tepat.

“Di Maria mengatakan itu adalah masalah saya. Saya memainkannya di setiap posisi menyerang. Anda dapat memeriksanya. Dia tidak pernah meyakinkan saya tentang posisi itu. Dia tidak bisa menghadapi tekanan terus-menerus di Liga Inggris. Itu masalahnya,” terang Van Gaal, mengutip dari Goal, Rabu (27/3/2019).
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.