nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Ayah-Anak yang Sukses Berkarier di Liga Spanyol

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 19:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 27 46 2035799 5-ayah-anak-yang-sukses-berkarier-di-liga-spanyol-n2OGNtHNX7.jpg Johan Cruyff (Foto: AFP)

SEBAGAI olaharaga yang paling populer di dunia, tak mengherankan jika sepakbola selalu digemari dari generasi ke generasi. Bahkan, tak jarang pula seseorang berkarier sebagai pesepakbola lantaran mengikuti jejak pendahulunya.

Salah satu contoh yang paling terkenal berasal dari Italia, di mana Paolo Maldini mengikuti jejak sang ayah Cesare Maldini untuk merumput dan menjadi legenda AC Milan. Tak hanya di Italia, kasus ayah-anak yang memiliki karier sama sebagai pesepakbola juga cukup banyak terjadi di Liga Spanyol. Berikut ini adalah lima pasangan ayah-anak yang memiliki karier apik di Liga Spanyol.

5. Carlos dan Sergio Busquets

Sergio Busquets

Jauh sebelum Sergio Busquets berkarier sebagai pesepakbola, sang ayah Carlos Busquets telah merasakan atmosfer lapangan hijau lebih dulu. Berbeda dengan Busquets yang notabene adalah gelandang, Carlos merupakan seorang penjaga gawang.

Carlos direkrut oleh Barcelona setelah kepergian Andoni Zubizareta. Pada medio 1994-1996 di bawah asuhan Johan Cruyff, Carlos menjadi pilihan utama untuk mengawal gawang Blaugrana. Meski torehan Carlos bersama Barca kala itu terbilang apik, namun catatannya kini kalah jauh dari sang anak. Seperti diketahui, sejak naik ke tim utama Barca pada 2008, Busquets selalu menampilkan performa positif dan membantu mereka memenangkan banyak gelar. Bahkan hingga kini jasa Busquets masih dipakai.

4. Periko dan Xabi Alonso

Xabi Alonso

Bisa dibilang dua pemain asal Basque yang paling sukses di dunia sepakbola adalah pasangan ayah-anak Periko dan Xabi Alonso. Periko merupakan pemain yang mengantarkan Real Sociedad dan Barcelona meraih gelar juara Liga Spanyol pada medio 1980-an. Setelah pensiun, Periko pun melanjutkan karier sebagai pelatih.

Meski prestasi Periko bisa dibilang apik, namun torehan yang dimiliki sang anak Xabi Alonso nyatanya lebih luar biasa. Tidak hanya sekadar memenangi Liga Spanyol bersama Real Madrid, namun Alonso juga membawa Timnas Spanyol menjadi juara dunia. Alonso mungkin bisa dibilang sebagai salah satu gelandang paling hebat yang pernah dimiliki Spanyol.

3. Johan dan Jordi Cruyff

Johan Cruyff

Johan Cruyff merupakan salah satu sosok yang paling penting dalam sejarah Barcelona. Pasalnya, Cruyff tidak hanya mengantarkan El Barca berjaya saat masih menjadi pemain, namun juga ketika pria asal Belanda itu menjabat sebagai pelatih.

Cruyff merupakan pria yang sangat mencintai Barcelona, hingga ia memberi nama anaknya yang sangat kental dengan rasa Catalan, yakni Jordi Cruyff. Sama halnya dengan sang ayah, Jordi juga bermain untuk Barcelona. Kendati begitu, ia juga mencatatkan penampilan bersama klub lain, seperti Deportivo Alaves dan Espanyol. Meski nama Jordi tak bisa menyaingi prestasi ayahnya, namun ia mampu mencatatkan penampilan lebih banyak di pentas Liga Spanyol ketimbang sang ayah

2. Miguel dan Pepe Reina

Pepe Reina

Pasangan ayah-anak lainnya yang juga memiliki karier apik adalah Miguel dan Pepe Reina. Miguel bergabung dengan Barcelona pada 1966 dan bertahan selama tujuh musim di sana sebelum akhirnya hengkang ke Atletico Madrid. Selama berkarier sebagai pesepakbola, Miguel pernah menerima penghargaan Zamora, sebagai penjaga gawang yang kebobolan paling sedikit dalam satu musim kompetisi Liga Spanyol.

Sama halnya dengan sang ayah, Reina pun memilih berkarier sebagai penjaga gawang. Luar biasanya, apa yang ditorehkan Reina mampu melebihi sang ayah, seperti yang dilakukan Xabi Alonso dan Sergio Busquets. Reina merupakan bagian dari Timnas Spanyol kala memenangai Piala Eropa 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010.

1. Mazinho, Thiago, dan Rafinha Alcantara

Mazinho bersama Thiago dan Rafinha Alcantara

Apabila pada umumnya seorang ayah hanya memiliki satu putera yang sukses di dunia sepakbola, maka hal itu nampaknya tak berlaku bagi Mazinho. Mantan penggawa Timnas Brasil itu memiliki dua putera yang ternyata punya bakat sepakbola luar biasa, yaitu Thiago dan Rafinha Alcantara. Baik Thiago dan Rafinha lahir sebelum Mazinho hengkang dari Brasil ke Spanyol untuk bergabung dengan Valencia.

Meski demikian, masa kecil Thiago dan Rafinha banyak dihabiskan di Spanyol dan mereka berdua bergabung dengan akademi Barcelona. Thiago berkarier di Barca hingga 2013 dan mencatatkan 68 penampilan sebelum hengkang ke Bayern Munich. Sedangkan Rafinha, hingga saat ini masih bertahan di Barca. Sayangnya, Rafinha kerap terserang cedera yang membuat perkembangan kariernya terhambat.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini